Hidangan Internasional 

Singaporean Steamboat


 
Rating Pengguna
Tingkat Kesulitan
:
Kalori Per Potong
: 437 kkal/porsi
Beri Rating Resep ini

Singaporean Steamboat Femina
Bahan:

Kaldu:
  • 500 g paha ayam ras
  • 4 L air
  • 2 ½ sdt garam
  • 2 sdt gula pasir
  • 1 ½ sdt merica bubuk
  • 3 batang serai, memarkan
  • 5 cm jahe, memarkan
  • 2 siung bawang putih, memarkan
  • 1 lembar daun jeruk
  • 4 buah cabai merah kering

Isi:
  • 300 g fillet daging ayam
  • 200 g daging sapi bagian has dalam, iris tipis
  • 100 g udang galah, kupas, belah punggungnya, sisakan ekornya.
  • 100 g cumi, potong kotak ukuran 3 x 3 cm
  • 1 buah tahu putih, potong dadu 2, goreng setengah matang, tiriskan
  • 3 batang bawang daun, iris serong
  • 2 ikat (150 g) daun bayam, cuci bersih, petiki daunnya
  • 200 sawi putih, cuci bersih, potong-potong 5 cm
  • 200 g suun
  • 200 g mi hongkong *)

Cara Membuat:
  1. Kaldu: Rebus paha ayam bersama air di atas api sedang hingga mendidih, sambil dibuang bagian lemak yang mengapung di permukaan air kaldu. Kecilkan api, masak terus selama 1 jam  hingga kaldu ‘keluar’. Angkat, saring.
  2. Masukkan sisa bahan kaldu, aduk rata. Masak kembali di atas api sedang hingga mendidih, angkat. Tuang ke dalam panci steamboat.
  3. Penyajian: Siapkan kompor gas kecil di atas meja makan. Letakkan panci steamboat berisi air kaldu di atasnya. Masukkan bahan isi ke dalam panci, masak selama 1 menit hingga matang.
  4. Sajikan panas.

*)Mi hongkong: Disebut juga mi telur. Warnanya kuning terang, dengan ukuran lebih kecil dari mi ayam. Dijual  dalam kemasan plastik di supermarket terkemuka.

Untuk 6 porsi

Valentina Limbong



 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Jangan Diam Femina
TOPIK Hari Ini
Jangan Diam
Jika Anda melihat perilaku kekerasan - secara verbal atau fisik - apa yang Anda lakukan?
KOMENTAR
04 Jul 2015 - LisaYustika
Rasanya sudah menjadi kewajiban bagi kita, terutama kaum perempuan untuk melakukan tindakan ketika melihat aksi kekerasan terhadap anak. Minimal menegur si pelaku. Namun, yang kadang membuat sebagian kita ragu untuk melakukannya adalah, dampak yang a ...
23 Jun 2015 - indrifebianti
Suatu kali, ketika saya sedang naik motor, terlihat seorang ibu dan anaknya sedang jalan di pinggir jalan. Dari awal saya lihat, posisi si anak berada di sisi jalanan dan si ibu cuek-cuek aja sambil sibuk dengan hp-nya. Sepertinya si ibu tidak ped ...
22 Jun 2015 - diankh
Pernah sore hari ketika saya sedang berjalan-jalan di sebuah mall melihat seorang anak menangis dan ditampar berkali-kali oleh Ibunya sehingga menjadi tontonan beberapa pengunjung.Melihat kejadian tersebut saya segera menarik tangan Ibu tersebut dan  ...



Majalah Edisi 27 (4 - 10 Juli 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 1 July 2015






  VIDEO