Hidangan Indonesia 

Tahu Telur


 
Rating Pengguna
Tingkat Kesulitan
:
Kalori Per Potong
: 149 kkal
Beri Rating Resep ini

Tahu Telur Femina
Bahan:
  • 6 butir telur ayam
  • ½ sdt garam
  • 1 buah tahu putih, potong dadu 1 cm, goreng setengah matang, tiriskan
  • 3 buah lontong siap santap, iris bulat 1 cm
  • 150 g kol, iris tipis
  • 150 g taoge, siangi, rebus setengah matang, tiriskan
Bumbu kacang:
  • 2 siung bawang putih
  • 4 buah cabai rawit merah
  • ½ sdt garam
  • 100 g kacang tanah, goreng, tiriskan
  • 50 g gula merah, sisir
  • 2 sdt petis udang
  • 100 ml air hangat
Pelengkap:
  • 6 sdm bawang merah goreng, siap santap
  • 6 sdm kecap manis
  • 1 batang daun seledri, cincang halus

Cara Membuat:
  1. Kocok telur bersama garam hingga rata. Masukkan potongan tahu goreng, aduk rata. Bagi menjadi 6 bagian sama rata.
  2. Panaskan wajan datar antilengket (F20 cm), olesi dengan sedikit minyak. Tuang satu bagian adonan, goreng hingga matang. Angkat, tiriskan. Lakukan hingga adonan habis. Sisihkan.
  3. Bumbu kacang: Tumbuk bawang putih, cabai rawit, dan garam hingga setengah halus. Masukkan kacang tanah dan gula merah, tumbuk kembali hingga halus. Tambahkan petis dan air, aduk rata. Sisihkan.
  4. Penyajian: Susun lontong di atas 6 buah piring saji, letakkan masing-masing telur dadar, kol, dan taoge. Siram dengan bumbu kacang.
  5. Sajikan dengan pelengkap.
Untuk 6 porsi



 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
POLING

Rentan Bullying
Menurut Anda bully adalah bentuk dari:

Melakukan kekerasan hanya secara fisik.
Mengumpat dengan kata-kata kasar atau membentak.
Menekan seseorang secara emosional.
Memberi tugas atau pekerjaan di luar batas.
Menghina atau memperolok.
Memandang remeh.
Mengabaikan.
Memanipulasi atau membohongi.
Memarahi terus-menerus.
Mengancam atau menakut-nakuti.
Kekerasan secara fisik dan emosional.
Topik Hari Ini
TOPIK Hari Ini
'Pamer' Si Kecil di Sosmed
Seberapa sering Anda memajang foto aktivitas anak Anda di media sosial?
KOMENTAR
27 May 2015 - NurlaeliUmar
Mengunggah foto ke media sosial, awalnya karena bangga dengan perkembangan dan prestasi anak. Tapi setelah melihat tayangan di televisi atas beberapa kasus penculikan oleh orang-orang yang berkenalan di media sosial, sedikit di batasi saja.
26 May 2015 - Rury Paurisca
Sebagai seorang bunda, tumbuh kembang anak menjadi yang utama, dan tentu saja moment yang menggemaskan itu tidak mungkin dilewatkan begitu saja. Hampir setiap hari saya pasti upload foto si kecil di sosial media (path, facebook, atau instagram) dan i ...
26 May 2015 - risyagroove
Alasan saya mungkin lebih karena ingin mengabadikan moment ya moms, selain itu juga cara untuk mengabari sodara dan sohib tentang si kecil dan dari situ kita bisa bertukar kabar ya moms, apalagi saya pindah jauh dari kota asal saya :D



Majalah Edisi 22 (30 Mei - 5 Juni 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 27 May 2015






  VIDEO