Hidangan Indonesia 

Sup Buntut


 
Rating Pengguna
Tingkat Kesulitan
:
Beri Rating Resep ini

Sup Buntut Femina
Bahan:
  • 2 sdm minyak untuk menumis
  • 75 g bawang merah, iris tipis
  • 5 siung bawang putih, iris tipis
  • 5 cm jahe, haluskan
  • 2 L air
  • 800 g buntut sapi
  • 7 butir cengkih
  • 1 butir pala, memarkan
  • 1 sdt merica bubuk
  • 2 bungkus kaldu sapi bubuk instan
  • 1 buah (150 g) bawang bombay, iris membujur 8 bagian
  • 1 buah wortel, kupas, potong melintang ½ cm
  • 21/2 sdt garam
  • 1 batang seledri, cincang halus
  • 2 batang bawang daun, ambil bagian putihnya, iris tipis
  • 1 buah tomat merah, cincang kasar

Pelengkap:
  • Jeruk nipis
  • Bawang merah goreng
  • Sambal rawit

Cara membuat:
  1. Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, dan jahe hingga harum. Angkat, sisihkan.
  2. Rebus air dan buntut sapi, masukkan tumisan bawang, cengkih, pala, merica, dan kaldu sapi bubuk, masak hingga buntut empuk. Sesekali buang busa yang mengotori permukaan kaldu.
  3. Tambahkan wortel, garam, daun seledri, dan bawang daun. Masak hingga sayuran matang. Terakhir masukkan tomat, aduk rata. Angkat.
  4. Sajikan hangat bersama pelengkap. (f)

Untuk 4 porsi





 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
POLING

Rentan Bullying
Menurut Anda bully adalah bentuk dari:

Melakukan kekerasan hanya secara fisik.
Mengumpat dengan kata-kata kasar atau membentak.
Menekan seseorang secara emosional.
Memberi tugas atau pekerjaan di luar batas.
Menghina atau memperolok.
Memandang remeh.
Mengabaikan.
Memanipulasi atau membohongi.
Memarahi terus-menerus.
Mengancam atau menakut-nakuti.
Kekerasan secara fisik dan emosional.
Topik Hari Ini
TOPIK Hari Ini
'Pamer' Si Kecil di Sosmed
Seberapa sering Anda memajang foto aktivitas anak Anda di media sosial?
KOMENTAR
27 May 2015 - NurlaeliUmar
Mengunggah foto ke media sosial, awalnya karena bangga dengan perkembangan dan prestasi anak. Tapi setelah melihat tayangan di televisi atas beberapa kasus penculikan oleh orang-orang yang berkenalan di media sosial, sedikit di batasi saja.
26 May 2015 - Rury Paurisca
Sebagai seorang bunda, tumbuh kembang anak menjadi yang utama, dan tentu saja moment yang menggemaskan itu tidak mungkin dilewatkan begitu saja. Hampir setiap hari saya pasti upload foto si kecil di sosial media (path, facebook, atau instagram) dan i ...
26 May 2015 - risyagroove
Alasan saya mungkin lebih karena ingin mengabadikan moment ya moms, selain itu juga cara untuk mengabari sodara dan sohib tentang si kecil dan dari situ kita bisa bertukar kabar ya moms, apalagi saya pindah jauh dari kota asal saya :D



Majalah Edisi 22 (30 Mei - 5 Juni 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 27 May 2015






  VIDEO