Hidangan Indonesia 

Lontong Sayur Medan


 
Rating Pengguna
Tingkat Kesulitan
:
Beri Rating Resep ini

Lontong Sayur Medan Femina
Bahan:
  • 6 buah lontong siap pakai

Sayur taoco:
  • 1.500 ml air untuk merebus
  • 250 g daging sapi bagian sandung lamur, potong dadu 1 cm
  • 2 sdm minyak untuk menumis
  • 8 butir bawang merah, iris tipis
  • 6 siung bawang putih, iris tipis
  • 4 buah cabai merah, haluskan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 4 cm jahe, memarkan
  • 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 1 bunga kecombrang, belah 4 memanjang
  • 4 buah cabai hijau, iris serong tipis
  • 3 buah cabai merah, iris serong tipis
  • 100 g kacang panjang, potong   3 cm
  • 50 g tekokak
  • 1.500 ml santan dari 1 butir kelapa parut
  • 1 buah tomat merah, potong-potong tipis
  • 250 g udang ukuran sedang, buang ekornya
  • 4 buah belimbing sayur, belah 2 memanjang
  • 3 sdm taoco Medan
  • 1 sdt garam
  • 2 sdt gula pasir

Pelengkap:
  • Balado teri kacang, siap santap
  • Telur pindang, siap santap
  • Rendang, siap santap

Cara membuat:
  1. Sayur taoco: Didihkan air, rebus daging sandung lamur hingga daging setengah matang. Sisihkan.
  2. Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, dan cabai halus hingga harum. Masukkan lengkuas, jahe, serai, dan daun salam, aduk rata.
  3. Masukkan kecombrang, cabai hijau besar dan cabai merah besar, aduk rata. Tambahkan kacang panjang dan tekokak, tuangi santan, masak hingga mendidih sambil aduk rata.
  4. Masukkan tomat, udang, belimbing sayur, taoco, garam, dan gula, didihkan kembali. Masak hingga semua bahan matang. Angkat.
  5. Penyajian: Atur potongan lontong dalam mangkuk saji, tuangi sayur taoco. Sajikan bersama pelengkap. (f)

Untuk 6 porsi




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Curhat Medsos Femina
TOPIK Hari Ini
Curhat Medsos
Media sosial memang sudah seperti reality show. Selain sharing informasi, tak jarang juga kita menemukan status berisi curhatan, keluh kesah, atau gerutuan tentang masalah yang dihadapi. Perlu nggak sih, kita ikut campur, sampai berkomentar menghakimi tentang curhatan mereka ini?
KOMENTAR
03 Sep 2015 - intifada
kalau menurut saya, apabila topik yang dibicarakan seru untuk dibahas dan perlu dikomentari ya komentar saja toh kan itu sudah milik publik karena dishare di media sosial. kalau pun kita sudah merasa gerah dan risih dengan postingan yang menurut kita ...
02 Sep 2015 - susanzahara
Saya rasa gak perlu......!!, kalo curhatannya mulai bikin gerah dan risih mending unfollow aja. Rasanya menghakimi itu sangat tidak etis dan gak ada untungnya.
02 Sep 2015 - theo b.mobile
males komen gosip2 artis n isu2, terutama yg sensitif kaya SARA.. mendingan liatin aja.. tapi adakalanya perlu bersuara



Majalah F35-2015 Femina  Edar 
Wednesday, 2 September 2015






  VIDEO