Cake & Cookies 

Ketan Tetel


 
Rating Pengguna
Tingkat Kesulitan
:
Kalori Per Potong
: 445 kal/porsi
Beri Rating Resep ini

Ketan Tetel Femina
BAHAN:
  • 500 g beras ketan putih, cuci, tiriskan
  • 1 sdt garam
  • 4 lembar daun pandan, simpulkan
  • 150 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa parut
  • 1 sdm minyak untuk menumis
  • 200 g bawang merah, haluskan
  • 200 g bawang putih, haluskan
  • 150 g cabai merah
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdm gula merah
  • 6 lembar daun jeruk purut
  • 1 butir kelapa, kupas, parut memanjang
Taburan:
  • 50 gr bawang goreng
  • 50 g gula pasir
CARA MEMBUAT:
  1. Jerang ketan dengan santan, garam, dan daun pandan. Aduk rata. Masak hingga air terserap habis.  Angkat. Kukus ketan hingga matang. Angkat. Biarkan hingga suam-suam kuku dan dapat dipulung.
  2. Panaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan daun jeruk hingga harum. Masukkan garam, gula, dan kelapa parut. Aduk rata. Masak di atas api kecil sambil aduk terus hingga kelapa kering dan berwarna kecokelatan. Angkat.
  3. Penyelesaian: Ambil 1 sdm ketan, letakkan di atas plastik, bentuk sesuai selera. Gulingkan di atas kelapa parut.
  4. Sajikan dengan ditaburi bawang goreng dan gula pasir.  (f)
Untuk 6 porsi



 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Jangan Diam Femina
TOPIK Hari Ini
Jangan Diam
Jika Anda melihat perilaku kekerasan - secara verbal atau fisik - apa yang Anda lakukan?
KOMENTAR
04 Jul 2015 - LisaYustika
Rasanya sudah menjadi kewajiban bagi kita, terutama kaum perempuan untuk melakukan tindakan ketika melihat aksi kekerasan terhadap anak. Minimal menegur si pelaku. Namun, yang kadang membuat sebagian kita ragu untuk melakukannya adalah, dampak yang a ...
23 Jun 2015 - indrifebianti
Suatu kali, ketika saya sedang naik motor, terlihat seorang ibu dan anaknya sedang jalan di pinggir jalan. Dari awal saya lihat, posisi si anak berada di sisi jalanan dan si ibu cuek-cuek aja sambil sibuk dengan hp-nya. Sepertinya si ibu tidak ped ...
22 Jun 2015 - diankh
Pernah sore hari ketika saya sedang berjalan-jalan di sebuah mall melihat seorang anak menangis dan ditampar berkali-kali oleh Ibunya sehingga menjadi tontonan beberapa pengunjung.Melihat kejadian tersebut saya segera menarik tangan Ibu tersebut dan  ...



Majalah Edisi 27 (4 - 10 Juli 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 1 July 2015






  VIDEO