Info Produk 

Oven Konvensional


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Oven Konvensional Femina
Didesain menyatu dengan satu set kompor bertungku di atasnya. Jenis ini lebih umum ditemui di rumah tangga kelas menengah ke atas. Membutuhkan tenaga listrik, selain gas. 
Listrik digunakan untuk pekerjaan yang bersifat otomatis, seperti pengaturan suhu yang dikehendaki dan sejenis pemantik yang membuat api menyala di bagian atas dan bawah oven.  Pintu ovennya  lebih rapat, sehingga mampu mengunci panas. 
Kelebihan lainnya, memiliki lampu dan kapasitasnya besar. Kekurangannya, hot spot  alias panas yang tidak rata dalam oven, masih bisa terjadi. Penyebabnya yaitu panas yang terpusat lebih tinggi di area-area dekat titik api. Hal ini juga membuat kue yang dipanggang di rak atas matang lebih cepat. Demikian sebaliknya dengan kue di rak bawah, bagian dasarnya jadi lebih lekas matang. Kegiatan mengganti posisi loyang mau tak mau tetap harus Anda lakukan. 

Oven konvensional ada pula yang berdiri sendiri (built-in oven) dan versi digital. Perkara pengaturan suhu, jenis digital lebih akurat. Namun, dikompensasi dengan daya listriknya yang lebih tinggi. (f)


August 25, 2012



 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini 8 Wanita di Kabinet Kerja RI  Femina
TOPIK Hari Ini
8 Wanita di Kabinet Kerja RI
Dari delapan wanita yang menjabat posisi menteri, siapa yang paling Anda tunggu sepak terjangnya?
KOMENTAR
29 Oct 2014 - maryadisayang9
Susi similikiti......hahahha....inspiring banget thu kisah perjuangan membangun bisnisnya.Dan Ibu Retno, Menlu yang merupakan diplomat karir.Go...go...ibu2.....
28 Oct 2014 - vonny1987
maju terus bu susi....jgn hiraukan komentar mrk2 yg negatif
28 Oct 2014 - dinisvt
Ibu Susi.. walau dengan segala kontroversi, baik buruknya, saya masih optimis melalui semua potensi yg dimiliki Ibu bisa memajukan bidang kelautan dan memperkuat kesatuan RI dengan terus menjangkau serta memperlancar keberlangsungan kehidupan daerah2 ...



Majalah Edisi 43 (1 - 7 November 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 29 October 2014






  VIDEO