Food Trend
Variasi komposisi Cake

11 Mar 2012

Kue  jenis ini terbuat dari sejumlah besar tepung terigu yang dicampur dengan lemak dan cairan, seperti telur dan air, hingga menjadi sebuah adonan. Beberapa melibatkan baking powder atau baking soda sebagai pengembang. Selain itu, telur dan mentega juga acap kali dikocok hingga mengembang. Ada pula yang diaduk secukupnya saja. Selain dihias dan menjadi cake ulang tahun, bisa menjadi bagian dari sebuah gâteau, misalnya mousse cake (berlapis mousse). Didinginkan, lalu diiris seperti halnya cake. Perbedaan komposisi dan teknik pada ragam cake menghasilkan variasi kelembutan dan kegurihannya.

  • Chiffon Cake: Komposisi telurnya jauh lebih tinggi dibanding terigu. Teksturnya yang mengembang didapat  dari putih telur yang dikocok hingga berbusa dan kaku. Stabilitas adonannya yang kaku dibantu cream of tartar dan gula yang banyak (dan membuat  cake   sangat manis). Diberi minyak sayur, bukan lemak padat. Khas dicetak menggunakan tube pan (bolong di tengah). Tidak cocok untuk dilapis dan diolesi krim, karena teksturnya terlalu ringan dan menyerap cairan. Contohnya, pandan chiffon, chocolate chiffon, dan orange chiffon cake.
  • Sponge cake: Sama seperti chiffon cake, jenis ini terkadang disebut pula foam cake. Lagi-lagi karena memperoleh volumenya dari telur. Bedanya, sponge cake melibatkan kuning telur yang dikocok bersama gula, baru dicampur ke putih telur yang kaku. Jenis ini tidak menggunakan mentega/minyak sama sekali. Sering diolah menjadi bolu gulung (swiss roll / jelly roll).
  • Pound cake: Pound merujuk pada formula klasik berupa bahan-bahan (terigu, mentega, telur, gula), yang setiap bahannya seberat 1 pound (± 453 g). Karena cake ini cukup besar, ukurannya bisa diperkecil selama rasio antarbahan sama besar. Bisa diiris dan diolesi krim karena adonannya cukup padat.
  • Génoise: Kata génoise diambil dari Kota Genoa, Italia. Diadopsi Prancis dari  kebiasaan orang Italia untuk tidak menambahkan bahan pengembang artifisial. Telur cukup dipanaskan sambil dikocok hingga mengembang. Biasanya tidak diberi perasa. Teksturnya relatif kering sehingga seret saat dimakan. Guna menyumbang kelembapan, kadang-kadang disiram kirsch setelah jadi.  Di luar Italia, adonan ini bisa digolongkan sebagai sponge cake. Contohnya, madeleines (cake mungil asal Lorraine, Prancis Tengah), ladyfinger (cake manis dengan tekstur sponge dan bentuk seperti jari orang dewasa), dan lamington (kue asli Australia yang berlapis cokelat dan bertabur kacang).
  • Butter Cake: Memiliki rasa gurih berkat kandungan mentega yang  tinggi. Lemaknya bisa diganti dengan margarin dan shortening. Mentega dikocok hingga pucat dan lembut. Ukuran cake-nya tak setebal jenis cake lain karena tidak mengandalkan langkah pengocokan telur.  Karena sudah kaya rasa, biasanya tidak dibelah dua dan diolesi buttercream. Contohnya marble cake, cupcake, dan  fruit cake. (f)



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?