Info Kuliner 

Rumput laut


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Rumput laut Femina

Rumput laut sebenarnya adalah gulma laut, sejenis alga atau ganggang, yang hidup di laut, di antara karang mati di perairan pantai. Sejak lama jenis ganggang laut yang kita beri nama dagang sebagai ‘rumput laut’ ini dimanfaatkan masyarakat dunia sebagai bahan kosmetik  dan makanan kesehatan. Dan kita boleh bangga karena Indonesia, yang dua pertiga wilayahnya merupakan kawasan laut tropika, merupakan negeri produsen rumput laut terkemuka di dunia. Lebih dari 60% produksi rumput laut dunia dihasilkan dari ladang-ladang petani di pesisir pantai Indonesia.

Ganggang laut (atau sebutlah: rumput laut) jenis Euchema cottonii dan Gracilaria spp. banyak dibudidayakan karena ragam manfaatnya. Beberapa daerah di Indonesia yang masyarakat pesisirnya banyak melakukan usaha budi daya rumput laut, antara lain di pesisir  Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Kepulauan Riau, Pulau Bali, pesisir Nunukan Kalimantan Timur, Pulau Lombok, Kabupaten Wakatobi Sulawesi Tenggara, Kepulauan Togean  Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Tumbuhan penghasil devisa ini dibudidayakan di perairan-perairan yang tenang, dengan mengikatkan atau mengaitkan bibitnya pada sistem rentang tali-temali ataupun jaring yang mengapung dan ditambatkan di bawah permukaan laut, dengan masa tanam sekitar 45 hari sebelum dipanen. Hasil panen disiangi dari ganggang atau biota karang yang ikut menempel, lalu dijemur hingga kering antara 7 – 14 hari. Rumput laut kering dalam kemasan inilah yang biasa kita temukan di pasaran sebagai rendam rumput laut kering tersebut satu atau dua jam dengan air bersih, untuk menjadikannya ‘mekar’ kembali.

Kalau aslinya rumput laut ini berwarna dominan hijau atau kecokelatan, setelah proses pengeringan, klorofilnya hilang sehingga saat direndam warnanya menjadi putih bening. Untuk memperoleh hasil yang lebih putih dan bening, para ibu di Kepulauan Seribu di Teluk Jakarta biasa merendamnya dengan air sisa cucian beras. Rumput laut yang direndam ini siap diolah menjadi berbagai sajian, dibuat manisan, isian es sirop, ataupun dodol!(f)

Resep Yoghurt Jambu Merah Rumput Laut!



 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Berhemat (Lagi)!  Femina
TOPIK Hari Ini
Berhemat (Lagi)!
Pos keuangan mana yang langsung Anda hemat untuk mengantipasi meningkatnya harga barang pokok?
KOMENTAR
29 Aug 2015 - EndahSusilawati05045
Sejak dua tahun terakhir kami memanfaatkan lahan sekitar rumah untuk menanam tanaman kebutuhan sehari hari. Kami juga membuat kolam ikan. Ilmunya kami peroleh dari internet. Benar benar  menjadi penyelamat di saat kondisi seperti ini. Selai ...
24 Aug 2015 - susanzahara
Di jaman yang serba naik yang paling masuk akal untuk dilakukan ya hidup prihatin. Kurangi belanja bahan makanan yang berlebihan. Usahakan tepat porsi dan komposisi gizi.  Pos keuangan yang bisa dipangkas misalnya dana rekreasi da ...



Majalah Edisi 34 (29 Agustus - 4 September 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 26 August 2015






  VIDEO