Info Kuliner 

Kupat Tahu Bandung, Jawa Barat


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Kupat Tahu Bandung, Jawa Barat Femina

Sekilas, penampilan kupat tahu sangat mirip dengan ketoprak. Bahan-bahannya memang mirip, yaitu ketupat, tahu, taoge, dan bumbu kacang. Bedanya, kupat tahu Bandung tidak memakai bihun. Selain itu, bumbu kacang pada kupat tahu terasa lebih manis, dengan warna saus kacang yang lebih pekat  dan lebih encer.

Komposisi saus kacang yang tepat adalah kunci kelezatan kupat tahu Bandung. Ditambah tahu kuning Bandung yang lembut, dan taburan bawang goreng serta kerupuk renyah, rasanya nikmat sekali! Menu yang satu ini terinspirasi pada gaya kupat tahu khas Parahyangan Tenggara, seperti Garut dan Tasikmalaya, dengan sedikit modifikasi. Kupat tahu Garut, misalnya, selain taoge, penduduk setempat menambahkan sayuran lain, seperti mentimun dan kol, plus telur asin.

Porsinya tidak terlalu besar, sehingga banyak warga Bandung yang menjadikannya sebagai menu favorit untuk makan pagi. Mendapatkannya pun sangat mudah, banyak dijajakan di gerobak maupun warung makan. Kalau Anda sedang berada di Bandung, cobalah untuk menyusuri Jalan Dago, di seberang Pasar Simpang Dago. Anda bisa melihat jajaran gerobak kupat tahu Bandung. Tapi, warung kupat tahu Bandung yang disebut-sebut sebagai ikon Kota Kembang ini terdapat di Pasar Gempol.(f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini 8 Wanita di Kabinet Kerja RI  Femina
TOPIK Hari Ini
8 Wanita di Kabinet Kerja RI
Dari delapan wanita yang menjabat posisi menteri, siapa yang paling Anda tunggu sepak terjangnya?
KOMENTAR
29 Oct 2014 - maryadisayang9
Susi similikiti......hahahha....inspiring banget thu kisah perjuangan membangun bisnisnya.Dan Ibu Retno, Menlu yang merupakan diplomat karir.Go...go...ibu2.....
28 Oct 2014 - vonny1987
maju terus bu susi....jgn hiraukan komentar mrk2 yg negatif
28 Oct 2014 - dinisvt
Ibu Susi.. walau dengan segala kontroversi, baik buruknya, saya masih optimis melalui semua potensi yg dimiliki Ibu bisa memajukan bidang kelautan dan memperkuat kesatuan RI dengan terus menjangkau serta memperlancar keberlangsungan kehidupan daerah2 ...



Majalah Edisi 43 (1 - 7 November 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 29 October 2014






  VIDEO