Info Kuliner 

Kupat Tahu Bandung, Jawa Barat


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Kupat Tahu Bandung, Jawa Barat Femina

Sekilas, penampilan kupat tahu sangat mirip dengan ketoprak. Bahan-bahannya memang mirip, yaitu ketupat, tahu, taoge, dan bumbu kacang. Bedanya, kupat tahu Bandung tidak memakai bihun. Selain itu, bumbu kacang pada kupat tahu terasa lebih manis, dengan warna saus kacang yang lebih pekat  dan lebih encer.

Komposisi saus kacang yang tepat adalah kunci kelezatan kupat tahu Bandung. Ditambah tahu kuning Bandung yang lembut, dan taburan bawang goreng serta kerupuk renyah, rasanya nikmat sekali! Menu yang satu ini terinspirasi pada gaya kupat tahu khas Parahyangan Tenggara, seperti Garut dan Tasikmalaya, dengan sedikit modifikasi. Kupat tahu Garut, misalnya, selain taoge, penduduk setempat menambahkan sayuran lain, seperti mentimun dan kol, plus telur asin.

Porsinya tidak terlalu besar, sehingga banyak warga Bandung yang menjadikannya sebagai menu favorit untuk makan pagi. Mendapatkannya pun sangat mudah, banyak dijajakan di gerobak maupun warung makan. Kalau Anda sedang berada di Bandung, cobalah untuk menyusuri Jalan Dago, di seberang Pasar Simpang Dago. Anda bisa melihat jajaran gerobak kupat tahu Bandung. Tapi, warung kupat tahu Bandung yang disebut-sebut sebagai ikon Kota Kembang ini terdapat di Pasar Gempol.(f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Pelampiasan Stres Femina
TOPIK Hari Ini
Pelampiasan Stres
Hobi yang Anda lakukan sebagai bentuk 'pelampiasan' stres?
KOMENTAR
02 Mar 2015 - andi mirati primasarimobile
Karna pada dasarnya saya senang jalan2, saya biasanya mengusir stres dengan hangout ke tempat2 yg saya senangi. Gak harus jauh, istirahat sambil baca buku di taman2 kota atau sekedar window shopping di mall juga sudah membuat saya senang. Minimal hal ...



Majalah Edisi 09 (Edar 28 Februari - 05 Maret 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 25 February 2015






  VIDEO