Info Kuliner 

Kupat Tahu Bandung, Jawa Barat


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Kupat Tahu Bandung, Jawa Barat Femina

Sekilas, penampilan kupat tahu sangat mirip dengan ketoprak. Bahan-bahannya memang mirip, yaitu ketupat, tahu, taoge, dan bumbu kacang. Bedanya, kupat tahu Bandung tidak memakai bihun. Selain itu, bumbu kacang pada kupat tahu terasa lebih manis, dengan warna saus kacang yang lebih pekat  dan lebih encer.

Komposisi saus kacang yang tepat adalah kunci kelezatan kupat tahu Bandung. Ditambah tahu kuning Bandung yang lembut, dan taburan bawang goreng serta kerupuk renyah, rasanya nikmat sekali! Menu yang satu ini terinspirasi pada gaya kupat tahu khas Parahyangan Tenggara, seperti Garut dan Tasikmalaya, dengan sedikit modifikasi. Kupat tahu Garut, misalnya, selain taoge, penduduk setempat menambahkan sayuran lain, seperti mentimun dan kol, plus telur asin.

Porsinya tidak terlalu besar, sehingga banyak warga Bandung yang menjadikannya sebagai menu favorit untuk makan pagi. Mendapatkannya pun sangat mudah, banyak dijajakan di gerobak maupun warung makan. Kalau Anda sedang berada di Bandung, cobalah untuk menyusuri Jalan Dago, di seberang Pasar Simpang Dago. Anda bisa melihat jajaran gerobak kupat tahu Bandung. Tapi, warung kupat tahu Bandung yang disebut-sebut sebagai ikon Kota Kembang ini terdapat di Pasar Gempol.(f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Berhemat (Lagi)!  Femina
TOPIK Hari Ini
Berhemat (Lagi)!
Pos keuangan mana yang langsung Anda hemat untuk mengantipasi meningkatnya harga barang pokok?
KOMENTAR
29 Aug 2015 - EndahSusilawati05045
Sejak dua tahun terakhir kami memanfaatkan lahan sekitar rumah untuk menanam tanaman kebutuhan sehari hari. Kami juga membuat kolam ikan. Ilmunya kami peroleh dari internet. Benar benar  menjadi penyelamat di saat kondisi seperti ini. Selai ...
24 Aug 2015 - susanzahara
Di jaman yang serba naik yang paling masuk akal untuk dilakukan ya hidup prihatin. Kurangi belanja bahan makanan yang berlebihan. Usahakan tepat porsi dan komposisi gizi.  Pos keuangan yang bisa dipangkas misalnya dana rekreasi da ...



Majalah Edisi 34 (29 Agustus - 4 September 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 26 August 2015






  VIDEO