Info Kuliner 

Kupat Tahu Bandung, Jawa Barat


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Kupat Tahu Bandung, Jawa Barat Femina

Sekilas, penampilan kupat tahu sangat mirip dengan ketoprak. Bahan-bahannya memang mirip, yaitu ketupat, tahu, taoge, dan bumbu kacang. Bedanya, kupat tahu Bandung tidak memakai bihun. Selain itu, bumbu kacang pada kupat tahu terasa lebih manis, dengan warna saus kacang yang lebih pekat  dan lebih encer.

Komposisi saus kacang yang tepat adalah kunci kelezatan kupat tahu Bandung. Ditambah tahu kuning Bandung yang lembut, dan taburan bawang goreng serta kerupuk renyah, rasanya nikmat sekali! Menu yang satu ini terinspirasi pada gaya kupat tahu khas Parahyangan Tenggara, seperti Garut dan Tasikmalaya, dengan sedikit modifikasi. Kupat tahu Garut, misalnya, selain taoge, penduduk setempat menambahkan sayuran lain, seperti mentimun dan kol, plus telur asin.

Porsinya tidak terlalu besar, sehingga banyak warga Bandung yang menjadikannya sebagai menu favorit untuk makan pagi. Mendapatkannya pun sangat mudah, banyak dijajakan di gerobak maupun warung makan. Kalau Anda sedang berada di Bandung, cobalah untuk menyusuri Jalan Dago, di seberang Pasar Simpang Dago. Anda bisa melihat jajaran gerobak kupat tahu Bandung. Tapi, warung kupat tahu Bandung yang disebut-sebut sebagai ikon Kota Kembang ini terdapat di Pasar Gempol.(f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Maaf dan Lupakan Femina
TOPIK Hari Ini
Maaf dan Lupakan
Lebaran kali ini, ingin memaafkan siapa?
KOMENTAR
30 Jul 2014 - emiriamobile
Aku mau minta maaf sm kakak aku,walaupun aku ga tau salah aku apa,krn ini lebaran kedua aku ga dpt maaf dr dia.sedih rasanya
27 Jul 2014 - agnes wiyantomobile
Sama orang tua dan ingin memaafkan teman2
26 Jul 2014 - bellamuhalimah
Meminta maaf kepada Allah swt, krn sampai saat ini saya belum menjadi orang yang berguna bagi dunia.



Majalah Edisi 30 (26 Juli - 8 Agustus 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 23 July 2014






  VIDEO