Info Kuliner 

Gula Kering VS Gula Basah


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Gula Kering VS Gula Basah Femina
Tekstur dan warna karamel yang sempurna bisa diraih dengan dua cara: tanpa tambahan air atau yang dikenal dengan cara kering, dan cara basah yang berarti gula dileburkan dalam sedikit air. Teknik kedua menghasilkan tekstur karamel yang lebih cair.
   
Apa yang membedakan keduanya? Proses menjadi karamel  dengan metode gula kering  terjadi dengan cepat, bahkan, rawan mengalami panas berlebih (cenderung gosong). Intensitas warna karamel yang dihasilkan cenderung lebih gelap. Meski membutuhkan perhatian ekstra, karamel tanpa air lebih cepat mengeras. Idealnya tipe ini cocok dibuat garnish. Meski demikian, resep-resep seperti baked flan (custard) termasuk yang mengikuti teknik ini juga.
   
Teknik membuat karamel dengan gula basah memberikan Anda kontrol lebih besar pada tingkat yang diinginkan (mau warna beige, emas pucat, cokelat tua, atau bahkan warna mahogany). Karena ada tambahan air, kegagalan (seperti karamel gosong dan tekstur yang kasar) bisa diminimalkan oleh pemula. Resep yang berpedoman pada metode gula basah salah satunya adalah Portuguese egg tart.

Sirop Karamel Dan Saus Karamel

Berbeda dengan karamel murni yang berisi satu bahan, yaitu gula pasir, tambahan bahan lain akan menciptakan resep baru.
  • Sirop karamel: Gula pasir yang dipanaskan hingga berwana kuning keemasan, kemudian ditambahkan air panas. Sirop karamel sedikit lebih cair dibandingkan karamel murni yang kental dan lengket. Resep cake karamel menggunakan sirop ini sebagai salah satu ramuannya.
  • Saus karamel: Setelah gula membentuk karamel berwarna keemasan, segera masukkan krim atau mentega panas, aduk rata. Lezat sebagai topping es krim, puding, hingga olesan roti.




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Solo Traveller  Femina
TOPIK Hari Ini
Solo Traveller
Kenikmatan apa yang Anda alami saat pergi traveling seorang diri?
KOMENTAR
18 May 2015 - diyahkwee
Bagiku seru banget, panik, cemas, takut sekaligus senang dan exciting menunggu apa yang akan terjadi kalau melakukan perjalanan sendiri, dan biasanya ada-ada saja kejadian serunya. Seperti perjalanan terakhir, saya ketinggalan pesawat karena asyik ja ...
13 May 2015 - SantiJuli
Bebas! Itu yang saya rasakan. Tidak perlu mengatur dan di atur, tidak perlu risih dan sungkan dengan  teman traveling. Tapi, mulai berasa nggak enaknya waktu kita pingin kasih komentar tentang sesuatu yang kita lihat, dengar dan rasa. Mesti di-k ...
12 May 2015 - gawatdarurat
ya kalo mau pergi tinggal pergi aja, ga ada pake persiapan. masa harus tunggu orang lain. menurut saya belum travelling namanya kalau tidak bertambah teman orang lokal di tempat yang kita kunjungi. so, make new friends on the road, youll be amazed of ...



Majalah Edisi 21 (23 - 29 Mei 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 20 May 2015






  VIDEO