Career
Yuk, Bekerja Cerdas!

12 Jul 2010

Manfaatkan jam produktif
Pada dasarnya setiap orang memang punya jam produktif berbeda-beda. Kadang ada orang yang bekerja optimal saat pagi hari, sementara ada pula yang baru bisa berkonsentrasi di siang hari. Menurut Indrawan Nugroho dari Kubik Training & Consultancy, jam produktif tersebut nggak boleh dipakai ngeles dari pekerjaan.   
 
“Jam produktif tiap orang memang berbeda-beda, makanya ada orang pagi, malam, atau siang. Itu preferensi pribadi dan masalah kebiasaan. Tapi bukan berarti di luar jam itu kita jadi nggak produktif,” kata Indra.
 
Pada jam produktif, tingkat produktivitas kita bakal lebih tinggi dibandingkan jam-jam ngantor lainnya. Makanya, sangat disarankan, tuh, untuk menyelesaikan tugas-tugas berat yang butuh kerja otak ekstra.
 
First things first
Meski sudah mengetahui jam produktif, kita tetap perlu membuat prioritas kerja. Maksudnya, sih, biar kita mengerti cara paling tepat—plus efektif—untuk menyelesaikan setiap tugas atau pekerjaan di kantor.

“Soal pekerjaan, prioritas memegang peranan penting. Seperti kata Stephen R.Covey, 'first things first'. Jangan sampai kita salah menetapkan prioritas kerja sehingga hal-hal yang remeh-temeh diselesaikan duluan,” kata Indra.

Kalau ingin semua pekerjaan tuntas, justru kita harus memulainya dengan pekerjaan besar—bukan yang kecil.

“Begitu semua pekerjaan besar selesai, pasti kita masih punya sisa waktu untuk mengerjakan yang kecil-kecil. Kebanyakan orang cenderung terjebak pada pekerjaan sepele sehingga ketika harus mengerjakan yang besar, ternyata waktunya nggak cukup. Akhirnya, kan, lembur,” jelas Indra. CC



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?