
Minggu pertama setelah putus adalah minggu paling berat untuk dijalani. Rasanya, tuh, kita nggak bisa hidup tanpa si dia. Mau melakukan apa pun, yang ada di dalam pikiran kita sudah pasti si dia. Nah, supaya masa galau cepat terlewati dalam seminggu pertama, coba lakukan beberapa hal berikut.
Hari 1: Menangis
Nggak perlu malu meluapkan kesedihan di hari pertama kita putus. Justru sudah seharusnya kita menangis sepuasnya untuk melampiaskan kesedihan, kemarahan, ataupun penyesalan. Agar lebih tenang, kita juga bisa memilih mengurung diri di kamar seharian.
Hari 2: Menulis
Setelah meluapkan perasaan lewat air mata, coba manfaatkan tulisan. Tuliskan apa pun yang sedang kita rasakan, termasuk berbagai umpatan, dalam sebuah buku. Jika nggak bisa mengungkapkan dalam tulisan, kita juga bisa mencoret sepuas hati. Setelah itu, buang atau bakar buku berisi perasaan negatif kita itu.
Hari 3: Mendaftarkan keburukan
Agar kita nggak hanya ingat kelebihan si dia—yang tentunya malah bikin kita menyesal telah putus, coba daftarkan semua kesalahan yang pernah dia lakukan serta bebagai kebiasaan buruknya. Kalau perlu, ingat kembali komentar negatif yang pernah diberikan orang di sekitar kita untunya.
Hari 4: Melenyapkan jejak
Mulai hilangkan jejak si dia agar kita kesulitan dan nggak lagi mencari cara untuk menghubungi si dia. Kalau perlu, block akun media sosialnya untuk sementara agar kita lebih mudah move on. Kita bisa kembali berteman setelah bisa mengontrol diri.
Hari 5: Mengalihkan perhatian
Hindari kegiatan atau tempat yang bisa mengingatkan Anda kepada si dia. Coba juga berbagai aktivitas baru yang membutuhkan konsentrasi dan bisa mengalihkan pikiran kita dari si dia, misalnya memasak atau fotografi.
Hari 6: Make over
Manjakan diri dengan melakukan berbagai perawatan kecantikan serta mencoba potongan rambut baru. Ubah juga penampilan agar kita terlihat lebih segar dan semakin rileks.
Hari 7: Mengatur jadwal baru
Atur waktu untuk hang out atau berlibur bareng keluarga atau sahabat. Selama ini, kan, waktu Anda tersisa hanya untuk si dia.
Fanny Indriawati
Foto: Fotosearch


