Setelah utang konsumtif terbayar, pastikan kita mempunyai
simpanan dana darurat. Yap, dana darurat merupakan dana yang nggak bisa
diganggu gugat, tujuannya hanya untuk digunakan dalam kondisi
emergency. Misalnya, jika tiba-tiba sakit maka kita bisa menggunakan
dana ini untuk biaya rumah sakit atau ketika mobil kita mogok di jalan.
Dana darurat sebaiknya berbentuk cash. Sebanyak 50% mutlak harus ada di tabungan ber-ATM sehingga kita mudah menjangkaunya kapan saja saat diperlukan.
“Kemudian 25% bisa berbentuk deposito dan 25% lainnya bisa berbentuk logam mulia. Sebaiknya pisahkan juga tabungan harian dan tabungan untuk dana darurat,” jelas konsultan keuangan Pandji Harsanto.
Adanya dana darurat membuat kita tetap dapat berinvestasi meskipun ada pengeluaran tak terduga. “Dana darurat wajib dimiliki oleh kita, untuk yang masih single besarannya minimal enam kali pengeluaran per bulan. Besaran akan terus meningkat jika kita sudah berkeluarga. Untuk pasangan menikah dengan satu anak, besarnya harus sembilan kali pengeluaran bulanan rumah tangga.” jelas Pandji.
Amannya, sih, jangan dulu berinvestasi atau berutang jika kita belum mempunyai dana darurat dengan batasan yang dianjurkan. Soalnya, jika terjadi sesuatu yang nggak diinginkan, kita nggak punya pegangan lagi. CC
Dana darurat sebaiknya berbentuk cash. Sebanyak 50% mutlak harus ada di tabungan ber-ATM sehingga kita mudah menjangkaunya kapan saja saat diperlukan.
“Kemudian 25% bisa berbentuk deposito dan 25% lainnya bisa berbentuk logam mulia. Sebaiknya pisahkan juga tabungan harian dan tabungan untuk dana darurat,” jelas konsultan keuangan Pandji Harsanto.
Adanya dana darurat membuat kita tetap dapat berinvestasi meskipun ada pengeluaran tak terduga. “Dana darurat wajib dimiliki oleh kita, untuk yang masih single besarannya minimal enam kali pengeluaran per bulan. Besaran akan terus meningkat jika kita sudah berkeluarga. Untuk pasangan menikah dengan satu anak, besarnya harus sembilan kali pengeluaran bulanan rumah tangga.” jelas Pandji.
Amannya, sih, jangan dulu berinvestasi atau berutang jika kita belum mempunyai dana darurat dengan batasan yang dianjurkan. Soalnya, jika terjadi sesuatu yang nggak diinginkan, kita nggak punya pegangan lagi. CC


