Career
5 Etika Berkicau di Group Messenger

8 Jan 2015

Kemajuan teknologi mempermudah kita berkomunikasi. Nggak hanya dengan teman, tapi juga lingkungan kerja/kantor. Group messenger jadi salah satu aplikasi paling sering digunakan. Meski secara online, diperlukan etika berkomunikasi agar Anda tetap terlihat profesional. Cek lima tip berikut supaya nggak jadi masalah.

Hindari membahas urusan pribadi
Group messenger kantor Anda mungkin ‘dihuni’ orang-orang dari berbagai divisi, atau bahkan atasan Anda. Biasanya group messenger kantor dibuat untuk mempermudah komunikasi berkaitan dengan pekerjaan sehingga nggak etis rasanya berbagi urusan pribadi di grup kantor. Ingat, nggak semua orang perlu tahu dan ingin tahu masalah Anda. Jika ingin curhat dengan salah satu teman, langsung gunakan personal message.

Bicara seperlunya
Kalau ada teman Anda berbicara panjang lebar di group messenger kantor, jangan lakukan hal yang sama. Usahakan bicara seperlunya. Jika ada hal yang tidak berkaitan langsung dengan Anda, tak perlu panjang lebar menimpali. Selain merusak suasana, rekan lain yang tidak berkepentingan juga bisa merasa terganggu notifikasi. Kecuali, jika yang Anda katakan memiliki nilai informasi penting berkaitan dengan topik pembahasan.

Boleh bercanda, asal…
Boleh sesekali bercanda, tapi pastikan candaan atau lelucon yang Anda lontarkan dimengerti oleh lingkungan kantor. Ketahui juga batasannya, sikap respek tetap harus Anda jaga. Jangan sampai sok sksd bercanda dengan atasan, tapi malah membuat dia tersinggung. Bisa gawat, tuh!

Dilarang bergosip
Haram, deh, bergosip di group messenger kantor. Apalagi membicarakan rekan lain yang masih satu lingkungan kerja. Anda, kan, nggak mengetahui kalau saja ada mata-mata si oknum yang digosipkan di dalam grup. Gosip plus salah paham bisa jadi bumerang buat kita sendiri. Bisa-bisa suasana kerja jadi nggak kondusif.

Jaga ucapan
Think before you write. Jangan sampai apa yang Anda tulis di grup berdampak panjang karena tanpa Anda sadari telah menyinggung orang lain. Hindari hal-hal yang bersifat SARA, ejekan, cemooh, dan lainnya. Hindari juga mengirim membagikan gambar yang tidak perlu, apalagi berbau pornografi!





 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?