Produktivitas nggak hanya berarti menyelesaikan tugas yang kita miliki. Inti sebenarnya, sih, mengerjakan tugas hingga tuntas dengan cara tepat untuk mencapai target. Namun, ada kalanya kita merasa mentok dan nggak bisa maksimal. Kalau sudah begini, kita mesti memikirkan cara, tuh, agar tetap produktif. Berikut tujuh cara dari Kristen Brown, penulis, pembicara, dan founder dari Happy Hour Effect LLC….
Mengerjakan hal lain
Kesannya, sih, pelarian. Tapi menurut Kristen, menjauh sementara dari tugas yang bikin pusing justru dapat memberi kita ‘penyegaran’. Misalnya, buka blog favorit atau sekadar chat dengan teman lama kita. Menyegarkan diri selama beberapa menit akan memberi kita perspektif dan energi baru untuk proyek yang sedang dikerjakan.
Mengetatkan deadline
Semakin minim waktu yang kita miliki, biasanya kreativitas kita jadi lebih mudah keluar—kita pun lebih produktif. Jadi, tentukan deadline ke diri sendiri lebih awal dari yang ditentukan oleh atasan.
Curhat
Bukan curhat putus cinta, ya, melainkan tentang tugas yang kita hadapi. Nggak ada salahnya, tuh, mengemukakan kesulitan-kesulitan yang kita hadapi saat mengerjakan proyek A pada rekan kerja sambil minum kopi. Kadang, solusi ditemukan melalui pembicaraan ringan.
Rename tugas.
Iya, sih, mengerjakan tugas laporan penjualan mingguan, tuh, nggak semenarik membuka timeline Twitter idola kita. Untuk memotivasi diri, ubahlah nama tugas menjadi lebih menarik, misalnya ‘kesempatan untuk mencari tahu peluang menghasilkan uang mingguan’.
Beri hadiah
Memulai pekerjaan dengan baik akan memberikan hasil kerja yang baik. Ketika kita berhasil menyelesaikan proyek besar, jangan ragu memanjakan diri sendiri. Misalnya, nongkrong di coffee shop atau nonton bioskop setelah pulang kantor. Intinya, menyenangkan diri sendiri agar tetap termotivasi untuk mengerjakan proyek selanjutnya. (VIN/FOTOSEARCH)


