Money
4 Cara Mudah Berinvestasi Tanpa Modal Besar

11 Feb 2015

Anda pasti bosan jika konsultan keuangan selalu menyarankan agar Anda berinvestasi. Masalahnya setiap bulan Anda susah menabung dengan alasan gaji Anda sudah habis untuk membayar tagihan dan kebutuhan lainnya. Padahal investasi nggak selalu butuh modal besar. Coba lakukan hal berikut agar investasi Anda cepat terkumpul.

Ikut tabungan rumah
Jika DP rumah dikumpulkan dengan cara menabung seperti biasa tentunya nggak akan terkumpul. Beberapa bank memiliki program tabungan rumah yang bisa Anda ikuti. Tabungan rumah ini seperti tabungan berjangka, jadi bank akan langsung mendebit rekening Anda di tanggal tertentu (saat Anda gajian misalnya) selama jangka waktu tertentu. Sebelumnya pihak bank akan memberikan bantuan perhitungan berapa banyak yang harus Anda tabung setiap bulannya sesuai dengan pertumbuhan harga rumah tahunan.

Arisan emas
Daripada hanya arisan biasa, ajak teman-teman Anda ikut arisan emas. Pegadaian menyediakan emas minimal 6 gram untuk dicicil bersama dengan jangka waktu mulai 10 bulan. Misalnya, Anda mendaftar dengan 9 orang teman Anda untuk mencicil emas 10 gram setiap orang (jadi setiap bulan satu orang dari Anda akan mendapat emas 10 gram). Anda tinggal membayar uang muka (10-15% dari harga emas saat itu) lalu Pegadaian akan menghitungkan biaya cicilan bulanan. Enaknya meski harga emas fluktuatif, cicilan bulanan tetap flat.

Menabung deposito
Bank memiliki produk deposito dalam jangka waktu tertentu yang mendebit langsung rekening kita namun bunga bulanannya boleh diambil. Saran CC, alokasikan bunga deposito tersebut untuk membeli reksa dana, sehingga Anda memiliki dua jenis investasi, yaitu deposito dan reksa dana.

Menabung dinar emas
Dinar merupakan koin emas yang digunakan sebagai mata uang di beberapa negara Timur Tengah. Harga dinar cenderung lebih murah dari emas, dan biasanya dimanfaatkan untuk investasi jangka panjang. Hanya bank dan PT Aneka Tambang yang menjual dinas yang terpercaya.






 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?