| |
Impian terbesar dalam hidup

Setiap orang punya cita-cita. Buat orang lain mungkin cita-cita itu ketinggian, tapi buat Anda, tak ada yang tak mungkin. Nothing is imposible. Devita, 28, lajang, pemilik usaha pertamanan, bermimpi bisa membudidayakan bunga-bunga impor di ’ladang’ miliknya. "Saya ingin orang Indonesia bisa menikmati keindahan tulip, peony, dan casablanca di negeri ini," katanya. Kirana, 32, menikah, dosen , ingin sekali bisa menjadi warga Inverness, sebuah kota kecil nan indah di Skotlandia. "Seumur hidup di Jakarta, rasanya saya butuh tempat baru. Jakarta sudah terlalu sesak dengan orang dan kendaraan," keluhnya. Apa impian ’terbesar’ Anda?
|

|

Pendapat Mereka :
|
| << First |
< Prev |
Page 1 of 1 |
Next > |
Last >> |
|
|
Nonick ZA, 29 Tahun, Single, Menikah,
prabumulih

Pengen punya toko kosmetik, pekerjaan suami yg selalu berpindah kota belum memungkinkan untuk membuka usaha.
|

sandi sari oviana, 24 Tahun, Menikah,
staff, jakarta

impian terbesar saya adalah sekolah di luar negeri, pinginnya sih ke kanada tp kemana aja juga ga apa2, yg penting di luar negeri. krn saya melihat pendidikan di sana lebih bagus dan menurut org2 juga sprt itu, jd saya ingin membuktikan hal itu. pernah ikut beasiswa ke new zealand tp saya tdk berhasil, trnyta susah kalo mengandalkan beasiswa, sedangkan untuk biaya sendiri wah berat bgd.!
|

leil maghfirah, 37 Tahun, Menikah,
DKI Jakarta

Punya Kebun Pepaya yang luas berhektar, agar bisa melestarikan buah lokal, dan membuka lapangan kerja buat masyarakat sekitar kben.
|

Novana, 23 Tahun, Menikah,
Manager beauty consultant, Balikpapan

mampu membeli rumah,mobil ataupun membahagiakan keluarga saya dari penghasilan saya dalam bermusik
saya ingin membuktikan pada kluarga saya,bahwa bekerja berdasarkan hobi adalah pilihan yang benar
|

Nataya, 34 Tahun, Menikah,
Dosen, Depok

membuat sungai di indonesia bersih polusi dengan mikroorganisme..terinspirasi korea..mereka bisa kok
|

irenelambokdamarispasaribu, 40 Tahun, Menikah,
medan

punya anak perempuan yg bisa saya kepang rambutnya dan bila sudah gadis teman saya bercerita
|

| << First |
< Prev |
Page 1 of 1 |
Next > |
Last >> |
|
|
|

|

|
|