Topik Hangat 

Tradisi Berbuka Puasa di India


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

27 Jul 2012
Tradisi Berbuka Puasa di India Femina
Waktu berbuka puasa sebagian warga India banyak dilakukan di masjid atau surau kecil, sambil beribadah dan bercengkerama. Hidangan yang disajikan biasanya merupakan sumbangan dari para donatur dan ada juga yang berbagi hidangan  yang mereka bawa dari rumah (gaya potluck). 

Meja buka puasa dipasang di depan masjid dan bisa dinikmati oleh umum. Hal ini ditujukan untuk membangun rasa kekeluargaan dalam komunitas mereka. India memiliki ragam hidangan lezat yang khusus tersaji saat berbuka. Masing-masing wilayah memiliki santapan yang  berbeda untuk berbuka. 

Nombu kanji, misalnya. Banyak dinikmati di India bagian selatan, seperti di Tamil Nadu dan Kerala. Berupa bubur nasi yang dimasak bersama daging sapi atau domba dan bahan lain seperti kacang hijau, bawang bombay, dan rempah-rempah (kunyit, kayu manis, jintan, cengkih). Biasanya, nombu kanji disajikan bersama bonda, bajji, dan vada (aneka gorengan khas India). 

Sajian lain yang juga disantap kala buka puasa di daerah Hyderabad, perbatasan India Utara dan India Selatan adalah haleem. Aslinya, haleem merupakan hidangan Arab. Namun, setelah dimodifikasi dengan aneka rempah khas India, namanya menjadi hyderabadi haleem. Tampilannya seperti bubur, yang dibuat dari gandum, daging sapi atau kambing, bawang bombay, garam masala, ketumbar, dan ghee. Saking spesialnya, haleem termasuk sajian yang cukup sering dikirim melalui kurir khusus kepada  umat muslim India yang berada di luar negeri. 

Di India bagian utara, aneka gorengan dijajakan di sepanjang jalan jelang buka puasa. Setelah menyantap kurma, gorengan seperti samosa dan pakoris jadi favorit.  Pakoris terbuat dari campuran besan (tepung chickpea), bawang bombay, kentang, dan irisan cabai merah. (f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Saatnya Bersih-bersih! Femina
TOPIK Hari Ini
Saatnya Bersih-bersih!
Yuk, ikuti sayembara 'bersih-bersih' berhadiah ini!
KOMENTAR
20 Sep 2014 - herafina saragihmobile
Manfaat dari menjual barang bekas adalah : 1. Mendapatkan uang dari barang bekas yang kita jual.2. Orang yang membeli barang bekas tersebut mendapat manfaat    dari barang bekas tersebut, harganya lebih murah dan bisa dijual kembali at ...
19 Sep 2014 - yannie
Manfaat menjual barang bekas tidak terpakai :1. Its all about the money : daripada barang tergeletak tak terpakai, lebih baik "diubah" menjadi uang.2. The world is round : barang ini mungkin lebih berguna dipakai orang lain. Kita jual ke orang lain ...
19 Sep 2014 - Zulimarlina
Pertama kali saya ikut Garage Sale yang diselenggarakan EO rumahan di daerah cilandak. Yang saya jual tentunya baju, asesoris dan printilan-printilan yang sudah tidak saya pakai tapi masih dalam kondisi baik. Awal niat memang hanya untuk bersih-bersi ...



Majalah Edisi 37 (20 - 26 September 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 17 September 2014






  VIDEO