Topik Hangat 

Maksimalkan Otak Anak!


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

21 Mar 2013
Maksimalkan Otak Anak! Femina

Kini tak jarang orang tua yang memaksa anak untuk ikut berbagai les akademis yang sudah dipelajari di sekolah untuk meningkatkan prestasinya. Tak ada salahnya. Namun, menurut Intan Erlita. M.Psi, psikolog yang berpraktik di Rumah Sakit M.H. Thamrin, hal yang lebih dibutuhkan anak untuk menunjang prestasi di sekolah adalah peningkatan stimulasi otak anak. “Dengan stimulus yang optimal, otak akan berkembang secara maksimal sehingga anak bisa belajar dengan baik,” ungkap Intan.
   
Meningkatkan stimulasi otak anak bisa dilakukan dengan cara membaca bersama, bermain, menonton acara yang beredukasi, hingga gerakan melalui permainan fisik yang dapat mempertajam koordinasi motorik otak. “Yang terpenting adalah harus fun,” tegas Intan. Sebab, dengan suasana yang menyenangkan, anak akan senang dan materi pelajaran dapat diserap dengan optimal.
   
Walau begitu, Intan tidak memaksa orang tua harus mengikutkan anaknya dalam kursus atau konsultasi untuk meningkatkan stimulasi otak anak. Kegiatan untuk meningkatkan stimulasi otak anak bisa dilakukan sendiri di rumah lewat kegiatan   sehari-hari.  “Akan tetapi, dengan mengikuti kursus yang berhubungan dengan stimulasi otak, hasilnya akan lebih terarah dan bisa disesuaikan denga kebutuhan,” jelas Intan. Namun, Intan juga mengingatkan, orang tua harus bijak dalam memilih kursus atau tempat konsultasi seperti itu. “Tidak semua kursus sesuai dengan anak kita. Cermati dan pelajari terlebih dulu, sebelum mendaftarkan anak Anda,” saran Intan. (f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Curhat Medsos Femina
TOPIK Hari Ini
Curhat Medsos
Media sosial memang sudah seperti reality show. Selain sharing informasi, tak jarang juga kita menemukan status berisi curhatan, keluh kesah, atau gerutuan tentang masalah yang dihadapi. Perlu nggak sih, kita ikut campur, sampai berkomentar menghakimi tentang curhatan mereka ini?
KOMENTAR
02 Sep 2015 - susanzahara
Saya rasa gak perlu......!!, kalo curhatannya mulai bikin gerah dan risih mending unfollow aja. Rasanya menghakimi itu sangat tidak etis dan gak ada untungnya.
02 Sep 2015 - theo b.mobile
males komen gosip2 artis n isu2, terutama yg sensitif kaya SARA.. mendingan liatin aja.. tapi adakalanya perlu bersuara
01 Sep 2015 - stevelee
instagram kimofficial.id



Majalah F35-2015 Femina  Edar 
Wednesday, 2 September 2015






  VIDEO