Topik Hangat 

Di Balik Kisah Cover Femina Edisi Perdana


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

27 Sep 2012
Di Balik Kisah Cover Femina Edisi Perdana Femina
Sebagai majalah wanita dan gaya hidup yang terbit pertama kali di Indonesia, femina sadar betul bahwa wanita memang mengemban multiperan. Simak saja kata pengantar redaksi Femina pada Edisi perdana yang terbit pada September 1972.  Dari sebuah langkah kecil untuk memajukan dan memberdayakan wanita Indonesia, kini femina telah menjadi sahabat wanita Indonesia selama 40 tahun.


Dari Femina


Mudah ditebak bila isi majalah khusus wanita pasti tidak jauh dari urusan tata rias, kehidupan rumah tangga, pendidikan anak dan mode terkini. Inilah yang menginspirasi Femina untuk menciptakan sebuah majalah yang mampu merangkum dan memberikan informasi-informasi tersebut kepada pembacanya. Tetapi kita mungkin saja bertanya, adakah yang patut disorot di luar itu semua? Tentu saja! Meski kodrat wanita adalah menjadi seorang ibu sekaligus istri dalam kehidupan rumah tangga, namun ada hal-hal menarik dan penting lainnya yang patut diangkat menjadi artikel yang informatif.

Seorang wanita bertangan sepuluh seperti pada cover perdana Femina, ternyata sudah mengalami perkembangan hingga memerlukan seribu tangan. Makna dibaliknya, yaitu menggambarkan campur tangan wanita dalam perputaran hidup, yang semakin terasa di berbagai bidang entah pada ilmu pengetahuan atau organisasi sosial-politik.  Maka, terpilihlah Tuti Malaon sebagai model cover perdana Femina pada September 1972. Istri dan ibu dari dua anak ini, ternyata pintar membagi waktu untuk keluarga dan karier sebagai pemain drama yang juga dosen di Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Ia merupakan sumber inspirasi bagi wanita Indonesia di masanya. Seorang ibu dan istri yang mampu mengurus rumah tangga dengan baik. Penuh cinta kasih, kecekatan dalam membagi waktu dan memiliki keahlian mengatur keuangan rumah tangga.  Selain itu, keterampilan menjahit dan memasak yang dimiliki, juga kariernya yang cemerlang menjadi nilai plus.

Femina ingin menjadi sahabat bagi para perempuan Indonesia, menjadi tempat curahan hati pembacanya. Femina akan berusaha memberikan variasi bagi kehidupan Anda agar lebih bermakna. Sehingga mampu menginspirasi wanita Indonesia untuk menjadi wanita yang cerdas, aktif, tangguh, percaya diri dengan masa depan yang cemerlang.

Pada awal kemunculannya, Femina terbit setiap bulan lalu kemudian muncul gagasan penerbitan dua minggu sekali. Adapun, seluruh isi tercetak di atas kertas koran ini sudah diberi gambar-gambar berwarna dengan teknik offset modern.

Kami berusaha membuat seminimal mungkin kesalahan dalam penerbitan pertama majalah Femina. Kami mohon pembaca Femina memaklumi segala kekurangan yang ada. Pada penerbitan mendatang kami yakin majalah Femina akan mendekati sempurna.


Redaksi






 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Jangan Diam Femina
TOPIK Hari Ini
Jangan Diam
Jika Anda melihat perilaku kekerasan - secara verbal atau fisik - apa yang Anda lakukan?
KOMENTAR
23 Jun 2015 - indrifebianti
Suatu kali, ketika saya sedang naik motor, terlihat seorang ibu dan anaknya sedang jalan di pinggir jalan. Dari awal saya lihat, posisi si anak berada di sisi jalanan dan si ibu cuek-cuek aja sambil sibuk dengan hp-nya. Sepertinya si ibu tidak ped ...
22 Jun 2015 - diankh
Pernah sore hari ketika saya sedang berjalan-jalan di sebuah mall melihat seorang anak menangis dan ditampar berkali-kali oleh Ibunya sehingga menjadi tontonan beberapa pengunjung.Melihat kejadian tersebut saya segera menarik tangan Ibu tersebut dan  ...



Majalah Edisi 27 (4 - 10 Juli 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 1 July 2015






  VIDEO