Seks 

Rough Sex, Variasi Baru Hubungan Seks


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Rough Sex, Variasi Baru Hubungan Seks Femina
Menurut Zoya D. Amirin, Psikologi Seksual, sebetulnya rough sex dalam contoh yang paling ekstrim seperti S&M (sadomasochism) dalam perilaku seksual yang berhubungan dengan power atau kekuasaan, bukan rasa sakit.

Rough sex atau seks kasar bisa dilakukan dalam level yang lebih ringan untuk menambah variasi dalam hubungan seksual.

Rasa sakit merupakan delicate issue dalam kontak seksual, di mana setiap individu punya ambang batas kenikmatan fisik dan toleransi rasa sakit yang berbeda-beda. Artinya, variasi seksual sangat disarankan, tetapi saat mencoba rough sex hendaknya masing-masing mencoba peka terhadap perasaan dan ambang toleransi sakit dari pasangannya.

Caranya, buatlah skenario. Misalnya, siapa yang akan mendominasi dan didominasi. Dengan perjanjian, jika tindakan kasar apapun yang awalnya dilakukan dengan niat mesra namun dirasa tidak nyaman harus dihentikan. Lakukan emotional rescue pada pasangan terlebih dahulu, sampai suasana hatinya mulai nyaman.

Tidak semua pria dan wanita bisa nyaman melakukan rough sex. Biasanya yang paling minimal dilakukan adalah merobek baju atau apapun yang tidak ada kontak fisik langsung (seperti memukul), bisa juga dengan gerakan penetrasi yang sangat dalam atau sangat cepat. (f)


 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini
TOPIK Hari Ini
'Korupsi' Kecil-kecilan
Bentuk korupsi yang ingin Anda buang jauh-jauh?
KOMENTAR
31 Jan 2015 - marina gardeniamobile
Korupsi waktu dengan pasangan... kadang kalau sedang terlalu banyak urusan pelik di kantor, urusan anak atau urusan domestik yang lain, saya agak lebay ingin memanjakan diri dengan memperbanyak 'me time' , yang berarti mengkorupsi quality time saya d ...
31 Jan 2015 - anisa risatyahmobile
ingin sekali membuang jauh korupsi waktu.bukan pada saat membuat janji, karena saya selalu berusaha tepat waktu. saya sering mengkorupsi waktu mengerjakan tugas dan kadang korupsi jam mengajar (oh tidak!) :(



Majalah Edisi 05 (Edar 31 Januari - 6 Februari 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 28 January 2015






  VIDEO