Seks 

Rough Sex, Variasi Baru Hubungan Seks


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Rough Sex, Variasi Baru Hubungan Seks Femina
Menurut Zoya D. Amirin, Psikologi Seksual, sebetulnya rough sex dalam contoh yang paling ekstrim seperti S&M (sadomasochism) dalam perilaku seksual yang berhubungan dengan power atau kekuasaan, bukan rasa sakit.

Rough sex atau seks kasar bisa dilakukan dalam level yang lebih ringan untuk menambah variasi dalam hubungan seksual.

Rasa sakit merupakan delicate issue dalam kontak seksual, di mana setiap individu punya ambang batas kenikmatan fisik dan toleransi rasa sakit yang berbeda-beda. Artinya, variasi seksual sangat disarankan, tetapi saat mencoba rough sex hendaknya masing-masing mencoba peka terhadap perasaan dan ambang toleransi sakit dari pasangannya.

Caranya, buatlah skenario. Misalnya, siapa yang akan mendominasi dan didominasi. Dengan perjanjian, jika tindakan kasar apapun yang awalnya dilakukan dengan niat mesra namun dirasa tidak nyaman harus dihentikan. Lakukan emotional rescue pada pasangan terlebih dahulu, sampai suasana hatinya mulai nyaman.

Tidak semua pria dan wanita bisa nyaman melakukan rough sex. Biasanya yang paling minimal dilakukan adalah merobek baju atau apapun yang tidak ada kontak fisik langsung (seperti memukul), bisa juga dengan gerakan penetrasi yang sangat dalam atau sangat cepat. (f)


 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini 8 Wanita di Kabinet Kerja RI  Femina
TOPIK Hari Ini
8 Wanita di Kabinet Kerja RI
Dari delapan wanita yang menjabat posisi menteri, siapa yang paling Anda tunggu sepak terjangnya?
KOMENTAR
31 Oct 2014 - imass
bu susi salut atas kerja kerasnya tapi perbaiki attitudenya ya bu
29 Oct 2014 - maryadisayang9
Susi similikiti......hahahha....inspiring banget thu kisah perjuangan membangun bisnisnya.Dan Ibu Retno, Menlu yang merupakan diplomat karir.Go...go...ibu2.....
28 Oct 2014 - vonny1987
maju terus bu susi....jgn hiraukan komentar mrk2 yg negatif



Majalah Edisi 43 (1 - 7 November 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 29 October 2014






  VIDEO