Seks 

Rough Sex, Variasi Baru Hubungan Seks


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Rough Sex, Variasi Baru Hubungan Seks Femina
Menurut Zoya D. Amirin, Psikologi Seksual, sebetulnya rough sex dalam contoh yang paling ekstrim seperti S&M (sadomasochism) dalam perilaku seksual yang berhubungan dengan power atau kekuasaan, bukan rasa sakit.

Rough sex atau seks kasar bisa dilakukan dalam level yang lebih ringan untuk menambah variasi dalam hubungan seksual.

Rasa sakit merupakan delicate issue dalam kontak seksual, di mana setiap individu punya ambang batas kenikmatan fisik dan toleransi rasa sakit yang berbeda-beda. Artinya, variasi seksual sangat disarankan, tetapi saat mencoba rough sex hendaknya masing-masing mencoba peka terhadap perasaan dan ambang toleransi sakit dari pasangannya.

Caranya, buatlah skenario. Misalnya, siapa yang akan mendominasi dan didominasi. Dengan perjanjian, jika tindakan kasar apapun yang awalnya dilakukan dengan niat mesra namun dirasa tidak nyaman harus dihentikan. Lakukan emotional rescue pada pasangan terlebih dahulu, sampai suasana hatinya mulai nyaman.

Tidak semua pria dan wanita bisa nyaman melakukan rough sex. Biasanya yang paling minimal dilakukan adalah merobek baju atau apapun yang tidak ada kontak fisik langsung (seperti memukul), bisa juga dengan gerakan penetrasi yang sangat dalam atau sangat cepat. (f)


 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Curhat Medsos Femina
TOPIK Hari Ini
Curhat Medsos
Media sosial memang sudah seperti reality show. Selain sharing informasi, tak jarang juga kita menemukan status berisi curhatan, keluh kesah, atau gerutuan tentang masalah yang dihadapi. Perlu nggak sih, kita ikut campur, sampai berkomentar menghakimi tentang curhatan mereka ini?
KOMENTAR
03 Sep 2015 - intifada
kalau menurut saya, apabila topik yang dibicarakan seru untuk dibahas dan perlu dikomentari ya komentar saja toh kan itu sudah milik publik karena dishare di media sosial. kalau pun kita sudah merasa gerah dan risih dengan postingan yang menurut kita ...
02 Sep 2015 - susanzahara
Saya rasa gak perlu......!!, kalo curhatannya mulai bikin gerah dan risih mending unfollow aja. Rasanya menghakimi itu sangat tidak etis dan gak ada untungnya.
02 Sep 2015 - theo b.mobile
males komen gosip2 artis n isu2, terutama yg sensitif kaya SARA.. mendingan liatin aja.. tapi adakalanya perlu bersuara



Majalah F35-2015 Femina  Edar 
Wednesday, 2 September 2015






  VIDEO