Seks 

Obat Kuat, Apakah Itu?


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Obat Kuat, Apakah Itu? Femina
Banyak pria yang rela melakukan apa saja agar terlihat perkasa di tempat tidur, termasuk mengonsumsi obat kuat. Apakah suami Anda juga suka mengonsumsi obat kuat? Ayo tahu lebih banyak tentang obat kuat.

Konsultan seks dr. Ferryal Loetan menjelaskan bahwa obat-obatan untuk meningkatkan kualitas hubungan seksual terbagi menjadi tiga macam, yakni obat yang memperbaiki gangguan fungsi seksual pada pria, obat afrodisiak yang bahan bakunya mampu meningkatkan libido, serta suplemen dan vitamin yang dapat meningkatkan stamina.

Viagra, obat yang ‘didewakan’ banyak pria, termasuk salah satu obat yang memiliki khasiat memperbaiki gangguan fungsi seksual. Namun, disfungsi seksual tak seluruhnya dapat ditangani oleh Viagra. Dengan mengonsumsi Viagra, belum tentu ‘si junior’ akan perkasa dan tak pernah ‘tidur’. Pasalnya, bila ereksi yang bermasalah ini berkaitan dengan persarafan atau merupakan efek dari konsumsi obat lain, maka menelan Viagra sebanyak apa pun tak bakal berpengaruh sama sekali.

Dokter Ferryal juga mengatakan, obat yang memperbaiki disfungsi seksual pria tak boleh dikonsumsi setiap hari. Konsumsinya juga tidak boleh lebih dari satu setiap kali pakai. Jika dosisnya tidak dikontrol atau daya tahan tubuh pria sedang lemah atau dia sedang mengonsumsi obat lain yang berbahan baku nitrat, bisa membuat dia pingsan, stroke, dan bahkan nyawa melayang.

Kelebihan dosis obat kuat juga dapat menyebabkan kerusakan ereksi permanen. Pasalnya, penggunaan obat kuat yang tak semestinya dapat menimbulkan kondisi priapism, yaitu ereksi yang berkepanjangan.

Jika suami ngotot tetap ingin mengonsumsi jenis-jenis obat per¬kasa itu, sebagai istri, Anda harus merayunya agar berkonsultasi dulu kepada dokter, dan membeli obat-obatan tersebut di apotek resmi dengan resep dari dokter. Memang, biasanya harganya lebih mahal. Namun itu lebih terjamin ketimbang membeli dari agen-agen obat di pinggir jalan yang tak dijamin keasliannya. (f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Jangan Diam Femina
TOPIK Hari Ini
Jangan Diam
Jika Anda melihat perilaku kekerasan - secara verbal atau fisik - apa yang Anda lakukan?
KOMENTAR
05 Jul 2015 - sekar lelymobile
Ketika saya sedang antri utk membayar belanjaan di kasir sebuah supermarket besar, di kasir sebelah saya terlihat seorang ibu sedang sibuk mengeluarkan belanjaannya dari trolley untuk diletakkan di meja kasir. Disebelahnya terlihat sang suami menggen ...
04 Jul 2015 - LisaYustika
Rasanya sudah menjadi kewajiban bagi kita, terutama kaum perempuan untuk melakukan tindakan ketika melihat aksi kekerasan terhadap anak. Minimal menegur si pelaku. Namun, yang kadang membuat sebagian kita ragu untuk melakukannya adalah, dampak yang a ...
23 Jun 2015 - indrifebianti
Suatu kali, ketika saya sedang naik motor, terlihat seorang ibu dan anaknya sedang jalan di pinggir jalan. Dari awal saya lihat, posisi si anak berada di sisi jalanan dan si ibu cuek-cuek aja sambil sibuk dengan hp-nya. Sepertinya si ibu tidak ped ...



Majalah Edisi 27 (4 - 10 Juli 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 1 July 2015






  VIDEO