Money
Dana Liburan dari Kartu Kredit

8 Mar 2012

Tanya:
Sudah dua tahun ini saya dan suami menjadwalkan liburan keluarga, minimal dua kali dalam setahun, yaitu saat Lebaran dan liburan sekolah anak. Tetapi, keuangan kami pas-pasan karena sumber pemasukan hanya dari gaji suami. Selama ini kami hanya mengandalkan kartu kredit untuk menutup biaya liburan. Namun, besarnya limit kartu kredit justru membuat kami sering kebobolan. Belum sampai utang yang lama lunas, masa liburan sudah kembali datang. Apakah pembiayaan liburan dengan kartu kredit adalah cara yang benar?

Jawab:
Liburan keluarga memang perlu dilakukan secara reguler demi meningkatkan kedekatan keluarga dan melepas kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Tetapi, sumber dana untuk melaksanakan liburan perlu direncanakan dengan matang. Apabila kondisi keuangan memang memungkinkan, dapat disisihkan anggaran sesuai dengan destinasi dan tipe kegiatan yang akan dilakukan.

Tetapi, jika kondisi keuangan sedang kurang mencukupi, kurang bijaksana rasanya memaksakan diri dengan berutang demi untuk tetap berlibur. Karena, setelah kembali lagi liburan, Anda dan suami malah akan stres dan terbebani  utang liburan yang menumpuk. Melihat kondisi keuangan Anda saat ini, Anda dan suami perlu menata kembali rencana liburan keluarga Anda ke depannya.

Kebersamaan keluarga dan melepas kepenatan tidak selalu membutuhkan liburan yang mahal. Anda dan suami dapat merencanakan liburan yang lebih ekonomis, misalnya camping, piknik, pergi memancing, ataupun pilihan aktivitas lain yang tidak membutuhkan Anda menggesek kartu kredit.

Pilihan lain, coba melakukan liburan bersama beberapa keluarga lain, sehingga beberapa jenis biaya, seperti biaya sewa mobil dan bensin, dapat ditanggung bersama.

Konsultan Finansial: Lilis Setiadi


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?