Keuangan 

Benarkah KPR Syariah Lebih Untung?


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Benarkah KPR Syariah Lebih Untung? Femina
Tanya:

Saya ingin mengajukan kredit rumah melalui sistem KPR. Namun, saya masih bingung, antara memilih KPR di bank konvensional atau KPR di bank syariah. Mana yang lebih menguntungkan dilihat dari cicilan bunganya?

Jawab:

Berbeda dengan bank konvensional yang tingkat suku bunganya fluktuatif, KPR syariah memiliki beberapa alternatif pilihan akad sesuai kebutuhan Anda. Yang paling banyak ditawarkan adalah skema jual beli (murabahah), di mana pihak bank syariah akan membeli rumah yang diinginkan Anda sebesar harga rumah tersebut, kemudian menjualnya kepada Anda. Harga jualnya biasanya sudah ditambah dengan margin keuntungan yang disepakati antara bank syariah dan Anda.

Harga jual rumah ditetapkan di awal ketika Anda menandatangani perjanjian pembiayaan jual beli rumah, dengan angsuran tetap hingga jatuh tempo pembiayaan. Dengan adanya kepastian jumlah angsuran bulanan yang harus dibayar sampai masa angsuran selesai, Anda tidak akan dipusingkan dengan masalah naik/turunnya angsuran ketika suku bunga bergejolak. Anda juga diuntungkan ketika ingin melunasi angsuran sebelum masa kontrak berakhir, karena bank syariah tidak akan mengenakan pinalti. Bank syariah tidak memberlakukan sistem pinalti karena harga KPR sudah ditetapkan sejak awal.

Karena itu, sebelum Anda memutuskan akan mengambil KPR jenis apa dan dari bank mana, Anda perlu membandingkan program KPR yang ditawarkan oleh bank konvensional dengan tawaran KPR dari beberapa bank syariah yang akan menggunakan margin tetap yang berbeda-beda. Buatlah simulasi perhitungan cicilan bulanan masing-masing dan pertimbangkan mana yang lebih memungkinkan untuk Anda ambil sesuai dengan kondisi keuangan Anda saat ini.

Konsultan: Lilis Setiadi



 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Harga BBM Naik Femina
TOPIK Hari Ini
Harga BBM Naik
Setuju atau tidak dengan kenaikan harga BBM ini?
KOMENTAR
28 Nov 2014 - ia_cantik
Saya setuju BBM naik. Untuk harga-harga kebutuhan sehari-hari ikut naik, itu pasti resiko. Tergantung bagaimana kita menyikapi dan menyiasatinya. Yang jelas, harus banyak penghematan di semua bidang, dan memenuhi kebutuhan tanpa melebihi pendapatan.  ...
25 Nov 2014 - RuryPaurisca
Saya setuju saja dengan kenaikan BBM yang ditentukan oleh pemerintah RI. Kenaikan BBM bersubsidi itu menurut saya merupakan pengalihan subsidi untuk yang lebih produktif dan menurut Presiden Jokowi itu juga merupakan jalan untuk mengalihkan anggaran  ...
20 Nov 2014 - RiaJumriati
Saya setuju dengan kenaikan BBM, beri kesempatan pada Bp. Presiden Jokowi utk membuktikan bhw pengalihan subsidi BBM, bisa di gunakan utk pembangungan jalan dan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh. Beliau berani mengemban dosa pemimpin terdahulu d ...



Majalah Edisi 47 (29 November - 5 Desember 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 26 November 2014






  VIDEO