Kesehatan 

Syarat-syarat Pendonor Darah


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Syarat-syarat Pendonor Darah Femina

Banyak cara mulia untuk menolong sesama, salah satunya menjadi pendonor darah. Buang ketakutan-ketakutan dari mitos yang tidak beralasan, selain dapat membantu mereka yang sangat membutuhkan transfusi darah, menjadi pendonor darah juga baik bagi kesehatan Anda. Sebelum mendonorkan darah ada baiknya Anda membaca syarat-syaratnya berikut ini.

Syarat-syarat donor darah:
  • Umur minimal 17 tahun. Di usia ini, perkembangan tubuh telah sempurna. Sehingga, mendonorkan darah tidak mengganggu sistem kerja tubuh
  • Berat badan minimal 45 kg. Kurang dari itu, pengurangan darah dikhawatirkan akan mengganggu keseimbangan sistem kerja tubuh.
  • Temperatur tubuh normal, antara 36,6 - 37,5 derajat Celsius.
  • Tekanan darah normal, yaitu sistole 110 - 160 mmHg, diastole 70 - 100 mmHg.
  • Denyut nadi teratur, yaitu sekitar 50 - 100 kali/ menit.
  • Haemoglobin wanita minimal 12 gram%, pria minimal 13 gram%.
  • Frekuensi donor darah maksimal 5 kali setahun, atau berjarak minimal 3 bulan.
 

Anda tidak akan lolos screening, bila:
  • Pernah menderita hepatitis B atau hepatitis C. Atau, dalam 6 bulan terakhir kontak erat dengan penderita hepatitis.
  • Menderita tuberkulosis, sifilis, epilepsi, dan sering kejang.
  • Ketergantungan obat atau alkohol yang akut atau kronis.
  • Setahun terakhir pernah menjalani operasi besar atau operasi kecil.
  • Baru menjalani injeksi tahap akhir imunisasi rabies terapeutik. Atau, baru saja menjalani transplantasi kulit, karena, dapat menyebabkan reaksi transfusi berupa demam sampai kejang (shock).
  • Dua minggu terakhir menjalani vaksinasi virus hidup parotitis, measles, tetanus toksoid, polio, influenza, kolera, atau tetanus difteri. Sama dengan imunisasi di atas, vaksinasi dapat menyebabkan reaksi transfusi.
  • Baru seminggu lalu terbebas dari gejala gangguan alergi, karena juga bisa menyebabkan reaksi transfusi.
  • Sedang hamil, sedang menyusui, atau baru saja melahirkan. Karena darah ibu sedang dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi dan pemulihan.
  • Tiga hari sebelumnya baru menjalani operasi gigi.
  • Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik), khususnya pada lengan yang akan dipasangi jarum.
  • Mengidap penyakit darah, misalnya defisiensi G6PD, talasemia, atau  polisitemia vera.
  • Penderita atau  termasuk orang berisiko tinggi  tertular HIV/AIDS. 
Catatan: Bila Anda lolos tes, namun laboratorium darah mendeteksi adanya penyakit, maka darah Anda akan dibuang. Pendonor akan mendapat surat pemberitahuan sekaligus anjuran untuk menjalani pengobatan.(f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Kekerasan Seksual pada Anak Femina
TOPIK Hari Ini
Kekerasan Seksual pada Anak
Bagaimana Anda melindungi anak dari kekerasan seksual? Dan hukuman apa yang paling pantas untuk pelaku kekerasan ini?
KOMENTAR
24 Apr 2014 - 99889
Saya juga katakan bahwa tubuh mereka adalah milik mereka sendiri,hak mrk.http://goo.gl/fv20vD
24 Apr 2014 - RumahBatikMadura
Cara antisipasi terbaik adalah dengan mempelajari terlebih dahulu tempat sekolah, penitipan anak dengan sedetail mungkin, dengan cara menanyakan ke beberapa teman, rekan kerja, sanak saudara, bahakan lingkungan sekitar tempat tsb.Hukuman yang pantas  ...
17 Apr 2014 - yovita.smobile
Saat hendak melepas ank masuk dunia sekolah pertamakali,yaitu TK. Saya sudah memberitahu dan mengajarkan ke3 putra saya bahwa tubuh mereka harus mereka lindungi sendiri.Tidak ada yg boleh menyentuh tanpa ijinnya.Dan mrk boleh marah pada yg melakukann ...



Majalah Edisi 17 (28 April - 2 Mei 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 23 April 2014






  VIDEO