Kesehatan 

Pap Smear VS IVA


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Pap Smear VS IVA Femina
Tanya:
Saya baru melahirkan anak pertama 3 bulan lalu. Kapankah sebaiknya saya melakukan pap smear? Apa bedanya pap smear dan tes IVA? Mana yang lebih efektif?

Jawab:
Jika sebelum melahirkan Anda belum pernah melakukan pap smear, waktu terbaik untuk melakukannya adalah maksimal 3 bulan setelah melahirkan. Tapi, jika sebelum melahirkan Anda sudah pernah di-screening, Anda hanya perlu melakukannya 1 tahun setelah pap smear sebelumnya.

Inspeksi visual asam (IVA) adalah deteksi dini kanker leher rahim alternatif selain pap smear untuk memeriksa daerah yang tidak bisa dijangkau oleh pap smear. Meskipun hasil IVA bisa dilihat langsung, sampai saat ini hasil pap smear masih lebih akurat. Karena, IVA dikerjakan oleh bidan atau dokter yang sudah mendapat training dengan cara mengolesi leher rahim dengan asam asetat, untuk melihat tanda-tanda lesi prakanker (tahapan  sel-sel berubah menjadi sel-sel buruk yang berpotensi menjadi kanker). Tapi, mata pemeriksa harus sangat jeli untuk membaca hasil dan mengenali apakah daerah yang diperiksa ada kanker atau tidak. Sedangkan pada pap smear, cairan lendir leher rahim Anda diambil untuk diperiksa di laboratorium, sehingga hasilnya bisa lebih akurat.




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
POLING

Rentan Bullying
Menurut Anda bully adalah bentuk dari:

Melakukan kekerasan hanya secara fisik.
Mengumpat dengan kata-kata kasar atau membentak.
Menekan seseorang secara emosional.
Memberi tugas atau pekerjaan di luar batas.
Menghina atau memperolok.
Memandang remeh.
Mengabaikan.
Memanipulasi atau membohongi.
Memarahi terus-menerus.
Mengancam atau menakut-nakuti.
Kekerasan secara fisik dan emosional.
Topik Hari Ini
TOPIK Hari Ini
'Pamer' Si Kecil di Sosmed
Seberapa sering Anda memajang foto aktivitas anak Anda di media sosial?
KOMENTAR
27 May 2015 - NurlaeliUmar
Mengunggah foto ke media sosial, awalnya karena bangga dengan perkembangan dan prestasi anak. Tapi setelah melihat tayangan di televisi atas beberapa kasus penculikan oleh orang-orang yang berkenalan di media sosial, sedikit di batasi saja.
26 May 2015 - Rury Paurisca
Sebagai seorang bunda, tumbuh kembang anak menjadi yang utama, dan tentu saja moment yang menggemaskan itu tidak mungkin dilewatkan begitu saja. Hampir setiap hari saya pasti upload foto si kecil di sosial media (path, facebook, atau instagram) dan i ...
26 May 2015 - risyagroove
Alasan saya mungkin lebih karena ingin mengabadikan moment ya moms, selain itu juga cara untuk mengabari sodara dan sohib tentang si kecil dan dari situ kita bisa bertukar kabar ya moms, apalagi saya pindah jauh dari kota asal saya :D



Majalah Edisi 22 (30 Mei - 5 Juni 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 27 May 2015






  VIDEO