Kesehatan 

Mengatasi Insomnia


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Mengatasi Insomnia Femina
Menderita sulit tidur, Anda biasa mengonsumsi sejenis pil yang dijual bebas, yang katanya dapat membantu tidur lebih lelap. Pil untuk membantu mengatasi kesulitan tidur yang dijual bebas ini, sebenarnya merupakan obat tradisional yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan.

Walau bukti ilmiah yang ada hingga kini belum memadai, ramuan tumbuh-tumbuhan tersebut dipercaya mengandung khasiat dapat menenangkan pikiran, termasuk memancing rasa kantuk. Anda boleh menggunakannya, asalkan tidak berlebihan dan sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan.
   
Memang, cara terbaik mengatasi insomnia adalah dengan cara alami, tanpa menggunakan bahan kimia. Minum susu hangat, membaca buku ringan yang tidak menegangkan, atau mendengarkan musik yang menenangkan perasaan adalah aktivitas yang bisa Anda coba menjelang tidur.
   
Ada sebagian orang yang berolahraga ringan sebelum tidur, agar tubuh terasa lelah dan mengantuk. Ada pula yang justru tidak boleh melakukan aktivitas apa pun sebelum tidur, karena dapat merangsang fisik dan pikiran, sehingga malah mempersulit tidur. Untuk itu, cermati karakter Anda dan lakukan kebiasaan yang sesuai kebutuhan fisik Anda. (f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini 8 Wanita di Kabinet Kerja RI  Femina
TOPIK Hari Ini
8 Wanita di Kabinet Kerja RI
Dari delapan wanita yang menjabat posisi menteri, siapa yang paling Anda tunggu sepak terjangnya?
KOMENTAR
31 Oct 2014 - imass
bu susi salut atas kerja kerasnya tapi perbaiki attitudenya ya bu
29 Oct 2014 - maryadisayang9
Susi similikiti......hahahha....inspiring banget thu kisah perjuangan membangun bisnisnya.Dan Ibu Retno, Menlu yang merupakan diplomat karir.Go...go...ibu2.....
28 Oct 2014 - vonny1987
maju terus bu susi....jgn hiraukan komentar mrk2 yg negatif



Majalah Edisi 43 (1 - 7 November 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 29 October 2014






  VIDEO