Kesehatan 

Manajemen Buang Air Kecil


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Manajemen Buang Air Kecil Femina
Coba hitung, dalam sehari berapa kali Anda pergi ke toilet untuk buang air kecil? Kalau lebih dari 5 kali, kandung kemih Anda kemungkinan bekerja terlalu aktif. Mengurangi air minum tidak akan mengatasi masalah ini dengan tuntas, karena kurang cairan justru dapat menyebabkan air seni jadi lebih pekat dan kemungkinan terkena infeksi kandung kemih lebih tinggi.

Untuk mengatasi hal ini, kurangi konsumsi makanan dan minuman yang dapat membuat Anda sering buang air kecil.

Buah dan sayur yang bersifat acidic seperti jeruk, nanas, dan tomat. Ganti dengan pisang, apel, atau berbagai macam berry. Untuk makanan, saus atau pasta tomat dapat diganti dengan saus kacang atau saus putih.

Teh dan kopi bersifat diuretik
, yaitu melancarkan buang air kecil karena kandungan kafein. Kopi jenis decaf tetap dapat menstimulasi kandung kemih karena kandungan kafeinnya tidak 0%. Ganti dengan teh herbal.

Sambal, merica, dan wasabi. Makanan pedas dapat membuat iritasi kandung kemih. Ganti dengan bawang putih, atau bumbu lainnya.

Wine, champagne, dan bir. Alkohol menyerap cairan tubuh dan mengeluarkannya melalui kandung kemih. Ganti dengan jus buah.

Minuman berenergi dan bersoda.
Istilah ‘energi’ biasanya menandakan kandungan kafein. Ganti dengan air putih, dan olahraga serta istirahat cukup untuk mendapatkan energi alami. (f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Jaminan Hari Tua Femina
TOPIK Hari Ini
Jaminan Hari Tua
Investasi atau asuransi yang Anda siapkan untuk pensiun?
KOMENTAR
29 Jul 2015 - diankh
Sebagai seorang Ibu dari dua anak, selain mempersiapkan investasi untuk mereka, saya juga mempersiapkan investasi untuk saya pribadi.Selain jamsostek, saya juga mempersiapkan tabungan investasi berupa tanah.Pikiran saya selalu jauh ke depan, karena h ...
29 Jul 2015 - puspa00
Dana pensiun memang perlu disiapkan sejak jauh-jauh hari. Untuk itu saya mengikuti asuransi seperti jaminan hari tua dari Jamsostek dan juga mengambil produk investasi karena imbal hasilnya lebih menjanjikan daripada tabungan biasa. Produk investasi  ...
25 Jul 2015 - dianayamazaki
Karena umur saya masih muda, tidak masalah berinvestasi dengan tingkat risiko yang lebih tinggi. Saya memilih berinvestasi di dalam reksa dana saham dan saham. Dalam jangka panjang, investasi ini mendatangkan keuntungan (return) yang cukup tinggi. Se ...



Majalah Edisi 30 (1 - 7 Agustus 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 29 July 2015






  VIDEO