Kesehatan 

Flu atau Masuk Angin


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

 Flu atau Masuk Angin Femina
Saat flu, jaringan-jaringan di sekitar rongga hidung dan tenggorokan akan berusaha memproduksi mukus atau lendir yang berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat asing dari dalam tubuh. “Proses produksi mukus inilah yang menyebabkan otot-otot di sekitar rongga hidung dan tenggorokan berkontraksi. Bila kontraksi terjadi terus-menerus, kepala akan terasa nyut-nyutan,” ujar Haris.
 
Atasi dengan pijat akupresur, pijat tradisional Jawa, pijat aromaterapi.
Pijat akupresur adalah pengobatan yang menggunakan ilmu akupunktur, namun tidak menggunakan jarum, atau pengobatan dengan cara memijat di beberapa titik tubuh pengobatan akupunktur.

Coba sendiri:
  • Konsumsi lebih banyak makanan segar, seperti buah-buahan atau sup sayuran hangat, kalau perlu multivitamin yang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Perbanyak istirahat.
  • Coba pijatan ini. Menggunakan ujung-ujung jari, tekan dengan lembut area yang sakit (contohnya: sakit kepala pada pelipis), tekan dan tahan selama 5-6 detik. Kemudian aplikasikan tekanan di titik yang sama dengan telapak tangan, tekan dan tahan selama 10 detik. Ulangi seluruh prosedur ini paling tidak dua kali atau lebih sampai Anda merasakan sakit kepala perlahan berkurang.
Nungky AD
Foto: Dok. Femina Group




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Pelampiasan Stres Femina
TOPIK Hari Ini
Pelampiasan Stres
Hobi yang Anda lakukan sebagai bentuk 'pelampiasan' stres?
KOMENTAR
02 Mar 2015 - andi mirati primasarimobile
Karna pada dasarnya saya senang jalan2, saya biasanya mengusir stres dengan hangout ke tempat2 yg saya senangi. Gak harus jauh, istirahat sambil baca buku di taman2 kota atau sekedar window shopping di mall juga sudah membuat saya senang. Minimal hal ...



Majalah Edisi 09 (Edar 28 Februari - 05 Maret 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 25 February 2015






  VIDEO