Kesehatan 

Banyak Gerak vs Banyak Duduk


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Banyak Gerak vs Banyak Duduk Femina
Rasanya, tak sedikit dari kita yang mengakhiri hari dengan rasa pegal di sekujur tubuh. Meski tidur seharusnya bisa jadi obat ampuh pemusnah pegal, tak jarang rasa sakit itu masih menghinggap saat kita membuka mata. Sekali atau dua kali, sih, tidak masalah. Tapi, jika terlalu sering merasa pegal-pegal, tentu produktivitas Anda akan terganggu. Daripada mengeluh terus, dr. Phaidon L. Toruan, MM mengajak Anda untuk segera mengenali dan menuntaskan akar masalah dari pegal-pegal ini.

Ada dua penyebab utama pegal-pegal, yakni:
1.  Tubuh terlalu banyak bergerak, hingga mengalami kontraksi otot yang berlebihan. Hal ini bisa terjadi ketika Anda terlalu banyak berolahraga atau melakukan aktivitas fisik berat lainnya, padahal sebelumnya tidak biasa melakukannya. “Tubuh manusia didesain untuk beradaptasi dengan baik. Jadi, jika seseorang sudah terbiasa berolahraga, misalnya 3 kali seminggu, ia tidak akan merasa pegal-pegal. Tapi, jika Anda sudah lama berhenti olahraga, kemudian baru memulai berolahraga lagi, tubuh Anda tentu akan merasa pegal-pegal. Begitu juga jika Anda sedang berusaha meningkatkan intensitas olahraga Anda, pasti tubuh akan kaget,” jelas dokter Phaidon.

2. Tubuh kurang bergerak, atau terlalu lama berada di posisi statis. Kondisi ini bisa menyebabkan sirkulasi darah tidak lancar, sehingga proses pengangkatan balik vena cava (pembuluh darah balik besar yang membawa darah ke jantung) tidak bekerja sempurna. Salah satu penyakit yang sering dialami pekerja kantoran yang terlalu sering duduk adalah seating disease. (f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Kekerasan Seksual pada Anak Femina
TOPIK Hari Ini
Kekerasan Seksual pada Anak
Bagaimana Anda melindungi anak dari kekerasan seksual? Dan hukuman apa yang paling pantas untuk pelaku kekerasan ini?
KOMENTAR
17 Apr 2014 - yovita.smobile
Saat hendak melepas ank masuk dunia sekolah pertamakali,yaitu TK. Saya sudah memberitahu dan mengajarkan ke3 putra saya bahwa tubuh mereka harus mereka lindungi sendiri.Tidak ada yg boleh menyentuh tanpa ijinnya.Dan mrk boleh marah pada yg melakukann ...
17 Apr 2014 - mulyadewi
cukup sulit memang kita bisa mengawasi anak2 kita 24 jam penuh, walaupun kita sudah membekali mereka ilmu yang paling mudah ataupun yang paling canggih sekalipun, selama para pelaku yang psikopat itu belum musnah rasanya masih belum aman. tetapi h ...
16 Apr 2014 - wara
Pertama beri pengetahuan kepada anak mengenai alat kelamin, apa yang tidak boleh dan yang boleh berkaitan dengan alat kelaminnya, kedua, mengawasi setiap tingkah laku dan perkembangan anak, ketiga, mendorong pihak sekolah juga memberi pengetahuan yan ...



Majalah Edisi 16 (19 - 25 April 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 16 April 2014






  VIDEO