Kesehatan 

Apa Itu Meningitis?


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Apa Itu Meningitis? Femina
Menurut WHO (2010), bakteri penyebab meningitis menginfeksi lebih dari 400 juta orang, dengan tingkat kematian 25%. Terbanyak di Afrika dan Asia, khususnya  di negara-negara dengan tingkat kebersihan lingkungan yang belum memadai. Angka di Indonesia masih sulit didapat, salah satunya karena kematiannya  disangka karena infeksi penyakit lainnya. Namun, meningitis dapat dicegah, asalkan faktor risikonya dikenali.  

Berencana pergi haji dalam waktu dekat? Jangan lupa sempatkan jadwal vaksinasi meningitis sebelum pergi.  Sejak tahun 2002, pemerintah Arab Saudi memberlakukan kewajiban vaksinasi bagi calon haji yang akan pergi ke Mekah dan Madinah.

Meningitis di antara ritual ibadah haji pertama kali terdeteksi tahun 1988.  Tidak banyak memang, hanya 2 kasus. Namun, pada tahun 1993, jumlahnya menjadi 5 kasus, 2 di antaranya meninggal. Tahun 2001, meningkat menjadi 18 kasus, 6 di antaranya meninggal di Arab Saudi.

Tapi, tak hanya untuk yang naik haji, Jika Anda rutin melakukan traveling ke luar negeri, baik untuk keperluan bisnis atau pekerjaan, lakukan imunisasi sebagai pencegahan. Sebab, saat berada di tempat-tempat umum yang banyak dikunjungi orang dari berbagai dunia, risiko Anda cukup besar untuk terpapar bakteri, virus, maupun jamur. Misalnya, saat Anda di bandara, di dalam pesawat terbang, tempat-tempat wisata, dan tempat keramaian publik lainnya.

Penularan virus penyebab meningitis umumnya terjadi lewat  kontak langsung.  Baik melalui batuk, bersin, ciuman, ataupun pemakaian perkakas bersama, seperti sendok atau sikat gigi. Dengan begitu, penting sekali menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk mencegah penularan.

Salah satu cara yang sangat dianjurkan adalah dengan selalu mencuci tangan sebelum makan atau ke toilet.  Hindari pula menggunakan alat makan bersama dengan penderita meningitis. Karena penderita meningitis sulit dikenali secara langsung, gunakan masker bila berada dalam jarak dekat dengan orang yang sedang batuk atau bersin di tempat-tempat umum.

Imunisasi dapat dilakukan di sejumlah rumah sakit, klinik, dan puskesmas. Harga vaksin antara Rp110.000 sampai Rp230.000. Anak-anak balita dapat pula diberikan vaksin antibakteri Streptococcus pneumoniae (Pneumococcus), pencetus penyakit meningitis. Harganya sekitar Rp800.000. (f)


 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
POLING

Fasilitas untuk Ibu Bekerja
Sebagai ibu bekerja yang sedang hamil atau memiliki anak balita, fasilitas apa yang Anda harapkan ada di kantor?

Day Care
Ruang Laktasi
Tempat Parkir Khusus Ibu Hamil
Ruang Istirahat Ibu Hamil
Kantin Khusus Ibu Hamil
Topik Hari Ini Kekerasan Seksual pada Anak Femina
TOPIK Hari Ini
Kekerasan Seksual pada Anak
Bagaimana Anda melindungi anak dari kekerasan seksual? Dan hukuman apa yang paling pantas untuk pelaku kekerasan ini?
KOMENTAR
16 Apr 2014 - wara
Pertama beri pengetahuan kepada anak mengenai alat kelamin, apa yang tidak boleh dan yang boleh berkaitan dengan alat kelaminnya, kedua, mengawasi setiap tingkah laku dan perkembangan anak, ketiga, mendorong pihak sekolah juga memberi pengetahuan yan ...
15 Apr 2014 - asmimobile
Saya sangat prihatin sekali,kita hrus memperingatkan anak sedini mkin,bwa alat fital,atau kelamin,tidak boleh sampai ada org yg megang,kalau sampai ada yg mau megang hrd teriak dan segera lapor ke pda bu guru kalau d skolah,atau bilang ke mama,engak  ...
15 Apr 2014 - dee233
Mengajari anak tentang Aturan Pakaian Dalam, yaitu tidak seorang pun boleh menyentuh tanpa izin area-area tubuhnya yg tertutup pakaian dalam. Juga mengajari anak cara berteriak, supaya dia bisa teriak kalau ada yg melanggar Aturan Pakaian Dalam di at ...



Majalah Edisi 16 (19 - 25 April 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 16 April 2014






  VIDEO