Kesehatan 

Agar Organ Intim Selalu Sehat


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Agar Organ Intim Selalu Sehat Femina
Organ kewanitaan ini memiliki fungsi yang sangat istimewa. Agar kesehatannya tetap terjaga, tentunya ia juga butuh perawatan yang istimewa. Namun ternyata, tidak semua perlakuan istimewa kita berdampak baik Supaya tidak salah rawat, simak saran dr. Dewi Prabarini, SpOG dari RS Puri Cinere, Depok, Jawa Barat, tentang 7 penggunaan benda-benda di organ kewanitaan.

1. Pantyliner
Penggunaan sehari-hari tidaklah perlu. Benda ini dianjurkan hanya dipakai untuk beberapa hari (dengan menggantinya setiap hari), persisnya sebelum dan sesudah menstruasi. Negara kita tergolong tropis, jika vagina terus ditutupi, kelembapannya akan meningkat, sehingga rentan terhadap timbulnya infeksi, terutama jamur.

2. Cairan pembersih vagina
Tidak perlu setiap hari, cukup 2-3 hari sekali. Tapi, kalau terjadi masalah, seperti keputihan, boleh dipakai 2 kali sehari. Sebelum digunakan, sebaiknya diencerkan dengan air terlebih dahulu. Pilih yang memiliki pH atau derajat keasamannya sesuai dengan vagina, yaitu 3,5.
 
3. Sabun mandi biasa
Tanpa sadar, setiap mandi kita menggosok organ kewanitaan dengan sabun mandi biasa. Hindari kebiasaan ini, karena pH sabun mandi dan vagina berbeda derajat keasamannya. Yang perlu Anda tahu, pH sabun mandi biasa terlalu tinggi  (basa), sehingga dapat mengganggu kehidupan ‘kuman baik’ yang melindungi vagina.
 
4. Pembalut wanita
Pembalut yang baik adalah yang permukaannya tetap kering, meski telah terisi darah haid. Biasanya, terbuat dari bahan film, bukan kertas. Jika darah yang keluar sedang banyak-banyaknya, pembalut perlu diganti 1-2 jam sekali. Setelah masa-masa ini lewat, boleh diganti 3-4 jam sekali.  

5. Celana dalam sekali pakai
Selain digunakan saat menjalani perawatan tubuh di spa, celana dalam berbahan seperti kertas ini sering kita bawa saat traveling.  Tapi, hanya boleh dipakai selama beberapa hari. Sebaiknya ganti dengan celana berbahan katun saat tidur di malam hari.

6. Celana dalam
Pilih dari bahan katun yang lembut dan berpori sehingga tidak menyebabkan iritasi. Karena, celana dalam ini melekat kuat dan menempel pada tubuh, termasuk organ kewanitaan. Agar vagina tetap kering dan nyaman, ganti minimal 2 kali sehari. Dan ganti lebih sering saat Anda merasa lembap atau mengalami keputihan.

Prillia Herawati

Baca juga:

Waspada Infeksi Saluran Kemih



 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Jangan Diam Femina
TOPIK Hari Ini
Jangan Diam
Jika Anda melihat perilaku kekerasan - secara verbal atau fisik - apa yang Anda lakukan?
KOMENTAR
23 Jun 2015 - indrifebianti
Suatu kali, ketika saya sedang naik motor, terlihat seorang ibu dan anaknya sedang jalan di pinggir jalan. Dari awal saya lihat, posisi si anak berada di sisi jalanan dan si ibu cuek-cuek aja sambil sibuk dengan hp-nya. Sepertinya si ibu tidak ped ...
22 Jun 2015 - diankh
Pernah sore hari ketika saya sedang berjalan-jalan di sebuah mall melihat seorang anak menangis dan ditampar berkali-kali oleh Ibunya sehingga menjadi tontonan beberapa pengunjung.Melihat kejadian tersebut saya segera menarik tangan Ibu tersebut dan  ...



Majalah Edisi 26 (27 Juni - 3 Juli 2015)  Femina  Edar 
Thursday, 25 June 2015






  VIDEO