Career
Siap Memulai Dari Awal

4 Mar 2014


Tak sedikit orang yang memulai kariernya bukan di bidang yang benar-benar ia sukai. Alasan asal dapat bekerja menjadi penyebab seseorang lantas melupakan karier yang sebenarnya ia minati. Tak terasa waktu berlalu, ternyata karier yang dirintis selama lima tahun memberi harapan menjanjikan. Namun, jauh di dalam hati, sebenarnya Anda masih penasaran dengan bidang yang selama ini Anda minati dan ingin merintis karier di bidang tersebut. Lantas, apa yang harus Anda lakukan, tetap bertahan atau pindah haluan?

Siap memulai dari awal
Menurut Sylvina Safitri, konsultan karier dari EXPERD Consultant, seseorang bisa saja berpindah minat saat menjalankan kariernya, meskipun kariernya itu sudah berada di posisi yang baik. Hal ini bisa terjadi karena berbagai alasan. Mulai dari rasa bosan dan merasa tidak lagi bisa menikmati pekerjaan yang dilakukan, hingga merasa tidak mendapatkan penghargaan sesuai dengan harapannya. Kenyataan ini memang sering kali mendorong seseorang untuk melihat kembali kariernya.

Progress yang lambat dalam karier, misalnya tidak ada promosi atau mendapatkan tugas yang menantang meskipun sudah memiliki jam terbang yang panjang, bisa mendorong seseorang menjadi jenuh dan ingin berpindah karier. “Apalagi jika ia masih merasa muda dan tak ingin stuck pada pekerjaannya,” jelas Sylvina.
Mencari excitement dalam hidup, terutama dalam pekerjaan, sebenarnya sah-sah saja. Tapi, Sylvina mengingatkan agar keinginan untuk mendalami bidang pekerjaan dengan minat yang baru tidak dilandasi oleh konflik personal. Misalnya, tidak akur dengan bos atau rekan kerja.    
   
Penting untuk disadari bahwa ketika kita merasa minat kita berubah dan ingin mengejar minat baru tersebut, tak hanya kebahagiaan semata yang menanti, tapi ada juga kerugian yang perlu ditimbang baik-baik. Anda harus siap memulai dari awal lagi. Hal ini berarti Anda harus bekerja lebih keras dan siap dengan energi yang berlimpah. Karena, walaupun bidang pekerjaan baru ini adalah yang Anda minati, belum tentu bisa seberhasil yang dibayangkan. “Hal ini tentu bisa jadi stressful. Ditambah lagi masalah finansial yang juga akan mengalami penyesuaian,” kata Sylvina.
   
Salah satu kendala yang mungkin menghadang adalah akan lebih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan dalam satu waktu, yaitu menjalani bidang yang baru sambil mempelajarinya. Dalam menghadapi hal ini, tentu Anda harus lebih realistis pada kemampuan yang dimiliki, sekaligus juga realistis dengan penyesuaian finansial yang mungkin dihadapi.  
   
Namun, bagi seseorang yang berani mengejar minatnya, tentu ia akan merasakan kebahagiaan dalam bekerja karena melakukan hal yang benar-benar disukainya. Hal ini akan menumbuhkan rasa percaya diri untuk berani keluar dari comfort zone. Tentunya ini bukan hal yang tidak bisa dilakukan, asalkan diperhitungkan dengan masak.
   
Keberanian mencoba hal baru tentunya akan mendatangkan lebih banyak keterampilan, pengetahuan, dan wawasan. Dengan demikian, bisa jadi di kemudian hari  status dan penghasilan yang lebih baik akan dicapai. “Asalkan, keputusan untuk pindah bidang ini benar-benar mengakomodasi minat dan bidang yang benar-benar diinginkan,” saran Sylvina.(f)
     



 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?