Karier 

Menghindari ‘Pembajakan’ Karyawan

 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Femina Karier
Sengitnya persaingan bisnis seperti sekarang, pergantian (turn over) karyawan memang sering kali tak terhindarkan. Yang lebih rumit, dalam satu periode tertentu, aksi pengunduran diri ini bisa saja dilakukan beramai-ramai. Bukan saja ia harus kehilangan banyak anak buah sekaligus, tapi di saat yang sama, semua tugas tetap harus rampung seperti biasa. Padahal, merekrut anak buah baru membutuhkan waktu yang tak sedikit. Sebagai atasan, Anda jangan buru-baru panik, apalagi menyalahkan diri sendiri. Kuasai strateginya agar biduk Anda tak perlu tenggelam.

Sri Adiati (Ati), junior partner di lembaga konsultasi SDM, EXPERD, mengatakan, kehilangan karyawan karena pengaruh iming-iming imbalan yang lebih baik dari perusahaan lain, sebenarnya bukan hal baru di dunia kerja. ‘Pembajakan’ oleh perusahaan lain merupakan pemicu terbesar hengkangnya beberapa karyawan sekaligus, atau kerap diistilahkan sebagai ‘eksodus’.

Eksodus rawan terjadi di jenis-jenis industri yang pemainnya sedikit, namun kebutuhan sumber daya manusianya besar. Sehingga, karyawan yang punya keahlian akan sangat diminati oleh kompetitor, terutama yang sedang melakukan ekspansi. Karena itu, ‘membajak’ karyawan yang sudah pasti akan lebih praktis dan efisien. Untuk itu, kompetitor rela menawarkan iming-iming gaji dan fasilitas yang lebih baik.

Sistem kepemimpinan yang otoriter serta senioritas yang kaku juga bisa memicu tingkat percepatan pergantian karyawan (turn over). Sebab, di zaman yang mementingkan profesionalisme kerja seperti sekarang, tradisi seperti itu sudah lama tidak lagi diterima. Sebaliknya, di dunia kerja zaman sekarang, karyawan justru menjadi ujung tombak kekuatan dan kesuksesan sebuah perusahaan.
Kehilangan karyawan juga bisa juga disebabkan oleh kebijakan pemotongan jumlah karyawan, misalnya untuk tujuan perampingan divisi, oleh pihak perusahaan.

Banyak faktor yang memengaruhi loyalitas seseorang agar mau tetap menjadi bagian dari sebuah perusahaan. Eksodus juga bisa terjadi karena ketidakpuasan karyawan terhadap atasan atau sistem di dalam perusahaan. Hindari mentalitas ‘paling tahu segalanya’, hanya karena posisi Anda lebih tinggi daripada mereka. Karena, bukan tak mungkin, bawahan Anda sebenarnya lebih pintar dalam hal-hal tertentu. Membuat karyawan betah juga merupakan kunci kesuksesan dan kesehatan perusahaan secara jangka panjang.

Tak cukup hanya meningkatkan kualitas tim secara internal, Anda perlu aktif memantau kegiatan kompetitor atau pendatang baru di bidang industri Anda. Kehilangan seorang karyawan berarti juga kehilangan investasi (waktu, pengetahuan, dan keahlian), serta menurunnya semangat kerja karyawan lain. (f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Poling

Enaknya di Pusat Kota
Bagi Anda yang tinggal di suburban Jakarta, seperti Bekasi, Depok, Tangerang, dan Bogor, apa yang paling Anda rindukan dari tinggal di pusat kota Jakarta?

Tempat hiburan yang lengkap (Mal, Pub, Cafe, dan Resto)
Fasilitas yang serba ada
Lingkungan atau pergaulan sosial Anda
Jarak yang dekat untuk ke pusat Kota

Topik Hari Ini
Lady Gaga Batal Konser
Lady Gaga batal konser di Jakarta. Komentar Anda?
KOMENTAR
17 May 2012 - neneng kurnia rahmah
Jika ditanya siapa yang salah dalam hal ini jawabannya adalah pihak penyelenggara yang belum mengantongi ijin sudah main jual tiket aja,, yang  jelas dirugikan secara materi maupun immaterial ya penggemar lady gaga. mudah2an pengalaman ini jadi  ...
16 May 2012 - yty april
Sangat disayangkan, pastinya para penggemar yang sudah membeli tiket konser Lady Gaga akan menjadi Gagal nonton+kecewa berat.Seharusnya pihak Penyelenggara sebelum gembar-gembor atau sebelum menjual tiket nya seharusnya dah mengontongi dulu ijin/sdh  ...
16 May 2012 - Ellyn43042
Lady Gaga adalah Penyanyi papan atas International yang memilki banyak Fans berat Di Indonesia, pastinya para fans tersebut merasa kecewa karna Idola yang selama ini dinanti-nanti untuk tampil di Indonesia jadi batal, Menurut saya sangat tidak masuk  ...



Majalah Femina  Edar 
Wednesday, 16 May 2012