Karier 

Mencapai Ambisi Bersama Tim


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Mencapai Ambisi Bersama Tim Femina
Selain memiliki ambisi pribadi, keberhasilan kita di kantor pun salah satu faktornya adalah adanya ambisi tim. Tak jarang ambisi macet di tengah jalan karena hambatan-hambatan yang muncul di dalam tim kerja.

Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk berhasil mencapai ambisi Anda bersama tim, mengutip dari buku Leadership A to Z: A Guide for the Appropriately Ambitious, yang ditulis oleh James O’Toole.

1 Adakan perubahan.
Gunakan kata kunci adaptasi. Artinya, lakukan perubahan, tetapi dengan memerhatikan potensi yang dimiliki anak buah Anda.

2 Menciptakan pengikut (bawahan) yang antusias mengikuti Anda.
Ada beberapa tip yang bisa Anda coba terapkan:
•    Memperlakukan rekan satu tim dengan hormat
•    Memberi inspirasi dengan visi Anda
•    Tidak pelit bagi ilmu
•    Menoleransi kekurangan / kesalahan tim
•    Dapat dilihat dan selalu ada
•    Berbicara dengan (dan mendengarkan)
•    Memberi rekan satu tim kesempatan untuk berkembang
•    Jangan menyerah, atau mengubah arah semaunya
•    Memiliki keberanian dalam keyakinan
•    Berterus teranglah dan lakukan apa yang Anda katakan

3 Bersikap fleksibel.
Tak selamanya bawahan bisa mengikuti langkah Anda. Bersikaplah fleksibel, misalnya mengubah strategi yang lebih realistis. Namun, perubahan ini pun perlu Anda pilah-pilah. Mantan PM Inggris, Margaret Thatcher, mengatakan, seseorang dapat mengubah taktik, strategi, dan program-programnya sesuai perubahan situasi. Tapi, mengubah prinsip? No way.

4 Komunikasikan ambisi Anda kepada bawahan dan mintalah pendapat mereka.

5 Kontrollah setiap langkah untuk mewujudkan ambisi.
Mewujudkan ambisi harus menyiapkan beberapa langkah jitu. Kontrol setiap langkah tersebut tapi tidak secara berlebihan (apalagi menekan), karena bisa mematikan inisiatif bawahan Anda.

6 Ego.
Ketika ambisi mendekati tujuannya, kadang ada ego untuk menampilkan keberhasilan itu berkat kerja keras Anda, bukan tim. Hati-hati, ego seperti itu bisa menyakitkan hati dan kelak Anda tidak akan mendapat dukungan lagi.

7.Inteligensi.

Untuk kepemimpinan, yang terpenting adalah inteligensi untuk memimpin, yakni kemampuan memahami karakteristik bawahan dan mendorong mereka untuk maju.

8 Delegasikan tugas kepada bawahan.

Untuk mewujudkan ambisi, tak perlu Anda maju untuk semua lini. Miliki standar operasional.

9 Kedermawanan.

Jika Anda mengharapkan dukungan dan lo¬yalitas bawahan, perjuangkan pula hak-hak mereka. (f)





 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini 8 Wanita di Kabinet Kerja RI  Femina
TOPIK Hari Ini
8 Wanita di Kabinet Kerja RI
Dari delapan wanita yang menjabat posisi menteri, siapa yang paling Anda tunggu sepak terjangnya?
KOMENTAR
31 Oct 2014 - imass
bu susi salut atas kerja kerasnya tapi perbaiki attitudenya ya bu
29 Oct 2014 - maryadisayang9
Susi similikiti......hahahha....inspiring banget thu kisah perjuangan membangun bisnisnya.Dan Ibu Retno, Menlu yang merupakan diplomat karir.Go...go...ibu2.....
28 Oct 2014 - vonny1987
maju terus bu susi....jgn hiraukan komentar mrk2 yg negatif



Majalah Edisi 43 (1 - 7 November 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 29 October 2014






  VIDEO