Anda & Pria 

Mantan Istri Datang Kembali


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Mantan Istri Datang Kembali Femina

Masa lalu suami yang kelam tak bisa dihindari. Bagaimana jika suami yang pernah menikah siri dan punya anak, menginginkan mereka masuk dalam keluarga kecil Anda? Apa yang harus dilakukan? 

Menurut Irma Makarim, tiap orang pasti menyayangi keluarganya, tetapi terkadang keliru mengungkapkan sesuatu hingga tanpa disadari menyakiti keluarganya. Sebagai istri resmi, Anda berhak mengetahui maksud dan tujuan suami.

Dengarkan alasan suami tanpa memojokkan atau menghakiminya. Bila alasannya cukup masuk akal, mungkin Anda bisa mempertimbangkan sikapnya. Tetapi, minta juga suami mendengar perasaan Anda, sehingga ia bisa ikut merasakan dan mempertimbangkan keputusannya. Bila iktikad Anda berdua baik untuk tetap menjaga keutuhan rumah tangga, biasanya jalan keluar mudah didapat. Soal mertua, sebaiknya jangan dilibatkan dulu. Ini adalah masalah pribadi Anda dan suami, jadi sebaiknya diselesaikan oleh Anda berdua.

Bila Anda merasa cukup kuat, mulailah komunikasi yang lebih dalam dengan suami dan usahakan agar komunikasi berlangsung dua arah. Selama Anda membiarkan komunikasi berlangsung satu arah, bukan saja Anda makin merasa tertekan tetapi juga membiarkan kesalahpahaman berlangsung terus. Perkawinan adalah wadah saling berbagi, baik dalam kondisi sulit maupun menyenangkan. Alangkah baiknya bila pasangan dapat mengungkapkan apa yang dirasakan dan diinginkan tanpa rasa takut.


Sedangkan menurut Psikolog Monty Satiadarma, upayakan untuk mengatasi persoalan Anda dengan suami tanpa melibatkan pihak lain, karena persoalan akan bertambah pelik. Bicarakan dengan suami perasaan Anda secara jujur dan jangan menyangkal diri Anda sendiri. Kalau Anda merasa tak nyaman, jangan berpura-pura tidak ada masalah. Sikap  pura-pura merupakan kepalsuan yang kelak membawa dampak negatif dalam kehidupan Anda.

Jika Anda memang bersedia menerima mantan istri suami dan anak mereka dalam kehidupan Anda, itu adalah hak Anda. Akan tetapi, jika keberatan, jangan paksakan diri menerima, karena justru akan menjadi beban Anda di kemudian hari.

Kepura-puraan dan ketidakjujuran Anda dapat membawa bencana bagi hubungan Anda kelak. Kejujuran boleh jadi memiliki kandungan risiko sesaat, tetapi tidak ada penyangkalan diri. Anda boleh berdalih kasihan, tetapi dalih ini dapat mencelakakan berbagai pihak. Suami tidak menentukan pilihan, Anda menyangkal diri, sementara mantan istri suami Anda mungkin akan melakukan tindakan yang kurang layak bagi hubungan Anda dengan suami.(f)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Solo Traveller  Femina
TOPIK Hari Ini
Solo Traveller
Kenikmatan apa yang Anda alami saat pergi traveling seorang diri?
KOMENTAR
18 May 2015 - diyahkwee
Bagiku seru banget, panik, cemas, takut sekaligus senang dan exciting menunggu apa yang akan terjadi kalau melakukan perjalanan sendiri, dan biasanya ada-ada saja kejadian serunya. Seperti perjalanan terakhir, saya ketinggalan pesawat karena asyik ja ...
13 May 2015 - SantiJuli
Bebas! Itu yang saya rasakan. Tidak perlu mengatur dan di atur, tidak perlu risih dan sungkan dengan  teman traveling. Tapi, mulai berasa nggak enaknya waktu kita pingin kasih komentar tentang sesuatu yang kita lihat, dengar dan rasa. Mesti di-k ...
12 May 2015 - gawatdarurat
ya kalo mau pergi tinggal pergi aja, ga ada pake persiapan. masa harus tunggu orang lain. menurut saya belum travelling namanya kalau tidak bertambah teman orang lokal di tempat yang kita kunjungi. so, make new friends on the road, youll be amazed of ...



Majalah Edisi 21 (23 - 29 Mei 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 20 May 2015






  VIDEO