Agar pasangan tidak merasa dinomorduakan dengan pekerjaan, Intan Erlita M.Psi, psikolog yang berpraktik di Rumah Sakit Internasional M.H. Thamrin, Jakarta, memberikan beberapa tip berikut ini: 1. Adil membagi giliran
”Kita harus adil membagi waktu antara pekerjaan dan perhatian dengan pasangan,” kata Intan. Walaupun pasangan kita pria yang superpengertian, jika pekerjaan dinomorsatukan terus-menerus, tentu hal ini bisa jadi masalah di kemudian hari. Sudah pasti acara spesial dengan pasangan yang tertunda akan menimbulkan kekecewaan, khususnya bagi pasangan. Kali lain, saat Anda punya banyak waktu untuk pasangan, tunjukkan bahwa Anda telah memprioritaskan pasangan di tengah kesibukan Anda.
2. Jangan ada rahasia
Untuk menjaga rasa saling percaya, bangunlah komunikasi yang baik dengan pasangan. Kebiasaan bercerita dan tak menyimpan rahasia apa pun, akan membuat hubungan makin erat dan bebas dari rasa curiga. ”Terbukalah untuk urusan apa pun, termasuk pekerjaan. Dengan demikian, Anda sedang membuat pasangan memahami pekerjaan Anda.
Yang perlu diperhatikan, ajang cerita ini bukan ajang rengek-rengekan. Sering kali pria jenuh mendengar kita mengeluh terus-menerus,” saran Intan. Sesekali curhat akan membuat dia merasa lebih dihargai dan dibutuhkan. Selain itu, ceritakan pula hal yang lucu dan seru dari pekerjaan Anda, maka dia akan mengerti, betapa Anda juga menikmati pekerjaan Anda.
3. Surprise, Honey!
Jangan pernah lupa pada momen istimewa. Catat momen-momen ’sakral’ dengan pasangan, seperti anniversary perkawinan, hari ulang tahun pasangan, atau pertama kali berciuman mungkin. Siapkan kejutan menyenangkan untuknya. ”Dengan memberikan kejutan, maka hubungan Anda akan makin romantis dan mengurangi kejenuhan,” saran Intan.
4. Ucapkan kalimat sakti
Memberi perhatian tak harus selalu lewat tatap muka. Jangan lupa untuk menyelipkan kalimat sakti, seperti ’I love you’, atau kalimat pujian, lewat SMS, mention di twitter, blackberry messenger, atau Yahoo! messenger. ”Cara ini sepele, tapi sangat ampuh bagi pasangan yang jarang bertemu,” tutur Intan.
Trifosa Dewi


