
Foto: 123RF
‘Panggilan alam’ untuk buang air besar tak bisa ditinggalkan saat sedang melakukan perjalanan tentu saja. Sayangnya, banyak gangguan sehubungan dengan urusan toilet ini. Agar perjalanan menjadi aman dan tubuh bisa kooperatif, perlu trik mengatur asupan yang tepat agar buang air besar tetap lancar.
Perlu Serat Tinggi
Penelitian yang dilakukan The Atlantic menyebutkan, 40 persen orang mengalami konstipasi atau susah buang air besar ketika mereka berada jauh dari rumah. Kondisi sembelit saat sedang liburan ke tempat yang asing juga disebut dengan safe toilet syndrome (STS).
Menurut dr. Oz, yang pertama kali memomulerkan istilah itu dalam acara Oprah, STS sangat umum terjadi karena kita merasa tidak nyaman dengan kondisi yang asing dengan toilet di tempat baru. “Faktor lain penyebab konstipasi saat traveling adalah kurang serat karena orang cenderung akan makan apa saja yang dilihat, kurang minum karena faktor lupa, jarang bergerak ketika di perjalanan atau saat penerbangan panjang,” jelasnya.
Kendati merupakan hal yang umum terjadi di antara para pelancong, bukan berarti harus didiamkan saja. Menurut Dr. Widya Dwi Agustin dari RSUK Mampang Prapatan, sembelit yang terjadi dalam waktu lama akan menyebabkan begah, sesak napas, mual, bahkan hingga muntah. Tentu kita tidak mau kan agenda bersantai dan senang-senang rusak karena kesehatan bermasalah?
Cara paling mudah dan alami dalam mengatasi sembelit adalah dengan rutin mengonsumsi banyak buah dan sayur yang kaya serat. Pilih buah dan sayur yang bisa lebih cepat diproses dan memiliki kandungan serat yang lebih baik. “Pada dasarnya semua buah dan sayur mengandung serat. Namun, sebisa mungkin hindari pisang yang punya kandungan serat rendah, karena justru akan membuat tinja jadi padat,” ujar Dr. Widya, yang menyarankan buah pepaya karena merupakan pilihan terbaik. Dibanding sayuran, buah memang lebih baik dikonsumsi untuk mengatasi sembelit dengan cepat, karena sayur harus diolah dulu agar bisa dimakan.
Kendati demikian, pemilihan buah juga sebaiknya disesuaikan dengan destinasi liburannya. “Kalau liburan hanya di dalam negeri atau negara tropis, mencari buah pepaya atau mangga mungkin tidak akan jadi masalah. Nah, kalau ke negara lain yang tidak punya buah jenis ini, carilah buah lain yang punya kandungan serat tinggi,” tambahnya. Disarankan untuk memilih buah kiwi, berry, kurma, hingga apel sebagai alternatif sumber serat tinggi.(f)
Menurut dr. Oz, yang pertama kali memomulerkan istilah itu dalam acara Oprah, STS sangat umum terjadi karena kita merasa tidak nyaman dengan kondisi yang asing dengan toilet di tempat baru. “Faktor lain penyebab konstipasi saat traveling adalah kurang serat karena orang cenderung akan makan apa saja yang dilihat, kurang minum karena faktor lupa, jarang bergerak ketika di perjalanan atau saat penerbangan panjang,” jelasnya.
Kendati merupakan hal yang umum terjadi di antara para pelancong, bukan berarti harus didiamkan saja. Menurut Dr. Widya Dwi Agustin dari RSUK Mampang Prapatan, sembelit yang terjadi dalam waktu lama akan menyebabkan begah, sesak napas, mual, bahkan hingga muntah. Tentu kita tidak mau kan agenda bersantai dan senang-senang rusak karena kesehatan bermasalah?
Cara paling mudah dan alami dalam mengatasi sembelit adalah dengan rutin mengonsumsi banyak buah dan sayur yang kaya serat. Pilih buah dan sayur yang bisa lebih cepat diproses dan memiliki kandungan serat yang lebih baik. “Pada dasarnya semua buah dan sayur mengandung serat. Namun, sebisa mungkin hindari pisang yang punya kandungan serat rendah, karena justru akan membuat tinja jadi padat,” ujar Dr. Widya, yang menyarankan buah pepaya karena merupakan pilihan terbaik. Dibanding sayuran, buah memang lebih baik dikonsumsi untuk mengatasi sembelit dengan cepat, karena sayur harus diolah dulu agar bisa dimakan.
Kendati demikian, pemilihan buah juga sebaiknya disesuaikan dengan destinasi liburannya. “Kalau liburan hanya di dalam negeri atau negara tropis, mencari buah pepaya atau mangga mungkin tidak akan jadi masalah. Nah, kalau ke negara lain yang tidak punya buah jenis ini, carilah buah lain yang punya kandungan serat tinggi,” tambahnya. Disarankan untuk memilih buah kiwi, berry, kurma, hingga apel sebagai alternatif sumber serat tinggi.(f)
Topic
#lancarketoilet



