
Foto: Fotosearch
Kasus pembajakan besar-besaran akun media sosial LinkedIn yang terjadi tahun 2012, hingga sekarang masih perlu diwaspadai. Secara umum, akun-akun digital kita sangat rentan diretas. Demi keamanan, ada beberapa cara untuk mempersulit para penjahat dunia maya mengakses data pribadi kita.
- Dalam kehidupan digital, kita memerlukan banyak sekali kata kunci (password). Sebaiknya buat set kata kunci yang berbeda antara akun penting (e-mail, media sosial, belanja online dengan kartu kredit) dengan akun yang tidak begitu penting (misalnya laman gosip atau berita).
- Untuk menghindari lupa, buat kata kunci yang variasinya mirip untuk tiap set. Contohnya: Femina123 dan 123Femina.
- Pastikan kata kunci yang dipilih kuat dan memiliki kombinasi huruf besar, huruf kecil, dan angka.
- Sebaiknya ganti kata kunci setidaknya 3-6 bulan sekali, terutama untuk akun-akun penting seperti e-mail dan media sosial yang sering menjadi sasaran peretas.
- Kita tidak harus mengingat semua kata kunci kita, sebab kita bisa menggunakan aplikasi penyimpan kata kunci atau password manager. Simpanlah semua kata kunci akun Anda dalam folder-folder kategori. Cukup diingat satu kata kunci utama untuk membuka aplikasi password keeper.
- Ketika kita menjelajah internet lewat komputer atau mobile, aplikasi browser dapat menyimpan kata kunci untuk situs-situs yang dikunjungi. Keuntungannya, tidak perlu bolak-balik login. Kelemahannya, kalau perangkat hilang, orang lain bisa dengan mudah mengakses akun Anda.
- Pengguna iCloud dapat memakai aplikasi Find My iPhone dari komputer untuk melihat lokasi iPhone atau iPad yang hilang (dengan catatan perangkat menyala). Melalui iCloud.com/Find ini perangkat bisa disetel ke dalam Lost Mode, dikunci atau dihapus semua datanya.
- Aplikasi BlackBerry Protect juga dapat mencari, mengunci, dan menghapus data perangkat apabila hilang dan masih menyala. Buka situs protect.blackberry.com dan login dengan BlackBerry ID Anda.
- Pengguna Android yang memiliki akun Google dapat mengaktifkan Android Device Manager di bagian Setting – Security – Device Administrators. Apabila perangkat hilang, akses melalui google.com/android/devicemanagers untuk mencari atau menghapus datanya.
- Dengan cara serupa di atas, pemilik Windows Phone juga dapat mengakses perangkat yang hilang melalui windowsphone.com. Login dengan Windows Live ID, pilih My Phone, Find My Phone, dan ikuti instruksi selanjutnya. (f)


