
Foto: Fotosearch
Setelah seharian Anda berpuasa menahan nafsu, lapar dan haus, akan lebih baik lagi jika Anda bisa mempertahankan semangat itu setelah azan magrib dikumandangkan. Balas dendam dengan melahap berbagai makanan, jelas bukan yang diharapkan terjadi. Berikut ini dr. Tan Shot Yen dari Dr. Tan Wellbeing Clinics & Remanlay Special Needs' Health memberikan beberapa contoh menu berbuka puasa yang ‘aman’ bagi tubuh, dengan tetap memperhatikan keseimbangan karbohidrta, protein, dan lemak.
- Potongan buah dengan kacang tanah rebus/ mete sangrai/ pistachios (munculkan kacang hanya seminggu sekali!)- agar tidak terlalu banyak asupan omega6, yang sudah memang ‘terlalu banyak’ dalam pola makan Indonesia sehari-hari.
- Rumput laut (pilih produk yang tidak digoreng) dengan otak-otak ikan tanpa sagu.
- Siomay (cincang ayam/ikan/udang) balutan kulit tahu atau di atas pare atau di atas tahu kukus dengan sambel kacang sangrai tanpa kecap. Beri jeruk limo
- Kiwi dengan udang rebus (cocktail) saus salsa (buat sendiri!).
- Lumpia basah (kulit telur, bukan tepung) lengkap bersama isi ayam atau udang dan rebung, nikmati dengan daun bawang kecil dan cabe rawit!
- Pecel madiun & tempe penyet.
- Sop tekwan.
- ”Healthy maki” (rumput laut digulung bentuk contong, isi: wortel mentah iris panjang (5-7 cm sesuai tinggi contongnya) , ketimun panjang, avokad potong memanjang, ayam panggang panjang atau bebek panggang potong memanjang) penuhi dengan isi selada, dinikmati dengan cocolan saos salsa buatan sendiri atau guacamole buatan sendiri.
- Asinan Betawi atau rujak pengantin komplet dengan tahu dan irisan telur.
- Es jeruk (tanpa gula) dengan kelapa muda atau buah lontar dengan es batu.(f


