Food Trend
Foie Gras, Hidangan Mewah Hati Angsa Menuai Kontroversi Karena Proses yang Menyakiti

16 Jul 2017

 
Foto: Pixabay
 
Foie Gras berasal dari bahasa Prancis yang berarti fatty liver atau hati berlemak. Diperoleh dari hati angsa dan hati bebek yang berlemak. Berat rata-ratanya bisa mencapai 700 gram sampai 900 gram untuk hati angsa, sedangkan hati bebek ‘hanya’ 300-400g.
 
Awalnya foie gras dinikmati oleh bangsa Mesir kuno pada tahun 2500 SM. Saat itu, warga Mesir secara tidak sengaja menangkap kebiasaan makan pada angsa yang tiba-tiba melonjak pada transisi musim. Angsa-angsa tersebut akhirnya kelebihan berat badan dan hatinya membesar tiga kali lipat ukuran normal.
 
Para warga pun terkejut ketika mencicipi tekstur hati angsa-angsa tersebut yang lebih creamy dan gurih. Akhirnya mereka mulai menerapkan praktik makan paksa untuk unggas tersebut.
 
Memasaknya pun tidak mudah, bagi mereka yang suka bermain bumbu harus menahan diri. Lemak dari foie gras yang sudah kaya rasa tidak perlu diusik oleh bumbu selain garam dan merica. Biasanya hidangan ini cukup didampingi dengan coulis (saus dari buah cincang) untuk menahan rasa pekat dari lemaknya.
 
Orang Prancis biasanya memasaknya dalam suhu rendah agar lemaknya tidak mencair dan menciut. Hidangan ini juga bisa disantap dingin dalam bentuk terrine (sajian berlapis daging dan sayuran, diiris tipis dan disajikan dingin) sebagai appetizer.

Foie gras juga bisa disajikan sebagai pendamping steak atau burger di berbagai restoran. Bahkan beberapa restoran di Indonesia menjadikannya topping masakan seperti ricebowl atau mie ayam.
 
Namun kelezatan foie gras juga menjadi kontroversi karena cara pembuatannya yang cukup menyiksa unggas. Unggas akan dijejali pakan berupa campuran minyak dan jagung enam kali sehari dalam durasi 13-14 hari. Porsi ini melebihi sepertiga bobot tubuh mereka.

Campuran pakan itu dimasukkan secara paksa lewat tenggorokan menggunakan pipa logam sepanjang 20-30 cm. Selain itu para unggas juga dimasukkan ke dalam kandang kecil, padahal mereka seharusnya tingal di air.
 
Cara yang tak biasa ini membuat proses pembuatan foie gras dilarang di beberapa negara seperti Denmark, Jerman, India, Israel, dan Italia. Namun hal ini tidak menghentikan para penikmat kuliner untuk mencari hidangan tersebut. Setelah mengetahui fakta ini, bagaimana pendapat Anda? (f)

Baca Juga:
Mengenal Churrasco Daging Panggang Kebanggaan Brazil
Di Balik Kelembutan Mousse , Dessert Nikmat dari Prancis


Daniel Marpaung


Topic

#InfoKuliner

 

polling
Produk Kosmetik Favorit

Sebagai wanita, kita tidak bisa dipisahkan dari produk kecantikan. Nggak heran, deh, kita sulit menahan diri ketika melihat produk terbaru.

Produk kosmetik apa yang paling sering Anda beli meski belum habis?