
Kedai ramen unik ini terkenal dengan kuah tonkotsu yang khas dan bisa disesuaikan dengan selera lidah pelanggan. Kuah tonkotsu dibuat dari kaldu tulang babi yang direbus selama 8 jam.
Begitu datang, tamu akan disodori kuesioner untuk menentukan ramen sesuai selera, mulai dari jenis ramen, topping, hingga tingkat richness dari kuah, Anda bisa memilih kuah yang kental atau lebih ringan.
Meja makannya pun juga unik karena bersifat personal! Pelanggan akan duduk di meja hidang yang diberi sekat dan terhubung langsung dengan dapur yang tertutup tirai.
Setelah membuat rekor antrean selama 196 jam ketika membuka gerainya di Causeway Bay, Hong Kong, cabang terbarunya di Taipei mencetak rekor baru dengan antrean selama 240 jam! Waktu antrean ini dihitung sejak pertama kali buka pada 15 Juni lalu.
Para pengunjung sepertinya sudah tak sabar ingin mencicipi ramen terlarisnya, Tonkotsu Ramen yang dijual seharga NT$288 atau sekitar Rp127ribu. Merasa belum cukup dengan porsinya? Anda bisa menambah mi dengan harga NT$25 atau sekitar Rp11ribu.
Kedai ramen yang buka selama 24 jam itu mendapat sambutan baik dari para warga Taipei. Inilah kedai ramen pertama yang bersifat personal. Selain di Hong Kong dan Taipei, kedai Ichiran Ramen juga ada di New York. Kapan ya, kira-kira Ichiran Ramen akan buka cabang di Indonesia. Hmm... (f)
Baca Juga:
Gerai Baru Resto Ippudo
Ramen Nakiryu dapat Bintang Michelin
Topic
#Ramen


