Family
Latih Anak Berkompetisi Sejak Dini, Ini Caranya!

5 Apr 2017


Foto: Fotosearch
 
Mengajak anak berpartisipasi dalam berbagai lomba memang baik untuk melatih keberanian dan mental berkompetisi. Sebab, saat anak sudah dewasa kelak, hidupnya sarat kompetisi. Nah, agar daya saing anak dapat berkembang positif dan sehat, coba Anda lakukan langkah-langkah berikut ini:

1. Jangan menjadikan kemenangan sebagai fokus utama. Ini akan membuat anak merasa terbebani. Sebaliknya, mintalah ia menunjukkan performa terbaik sesuai kemampuannya.

2. Jangan membandingkan anak dengan orang lain, meski itu kakak atau adiknya. Hindari mengatakan, “Kamu juga harus bisa tampil bagus seperti dia.” Ini akan membuatnya minder. Dan, bukan tak mungkin, hubungan antara anak dengan orang yang Anda bandingkan itu akan rusak.

4. Bangun motivasi dalam diri anak dengan cara positif. Daripada membandingkan atau mengkritisi peserta lain, berikan semangat dengan mengatakan, “Ayo, Nak, kamu pasti bisa!” Cara ini akan membuatnya lebih bersemangat, percaya diri, dan merasa lebih dihargai.

5. Ajarkan menyiapkan diri sebelum berkompetisi. Saat mengikuti lomba menggambar misalnya, ajak ia latihan menggambar lebih intens daripada biasanya. Katakan kepada anak, latihan semacam itu akan membuatnya lebih siap saat mengikuti lomba.

Latih anak untuk bisa menerima kekalahan dengan lapang dada. Katakan kepadanya bahwa kompetisi adalah ajang melatih kepercayaan diri, bukan untuk menjadi juara. Jangan lupa, berikan pujian kepada anak atas segala usaha dan persiapan terbaik yang telah ia lakukan. (Sumber: theleadershipnotebook.com) (f)


Baca juga:
Bermain Dongkrak Kreativitas Anak


Topic

#dayakompetisianak

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?