
Foto: Pixabay
Diana, Bandung.
Sebetulnya, efek paling negatif dari tayangan pornografi yang dilihat anak Anda adalah reaksi kedua orang tuanya saat melihat kehadirannya. Bisa jadi, di dalam pikirannya saat ini, terbentuk asosiasi kemarahan orang tuanya, karena teriakan Anda berdua bisa saja dipersepsi sebagai kemarahan.
Jadi, cobalah menjelaskan bahwa malam itu Anda dan ayahnya kaget sekali melihatnya, bukan marah kepadanya. Lalu Anda tanyakan, apakah ia juga kaget atau takut mendengar teriakan Anda berdua. Usahakan untuk bisa memutuskan asosiasi antara adegan yang dilihat dengan kesan marah Anda berdua sebagai orang tua.
Dengan berjalannya waktu, bila asosiasi itu hilang, maka ingatan akan adegan film menjadi tidak penting lagi. Bagi seorang anak, yang akan melekat dalam ingatannya adalah segala sesuatu yang dilihat dan memiliki muatan emosional. Jadi, kalau sekadar adegan film porno satu kali tanpa adanya muatan emosional, mudah-mudahan tidak berpengaruh pada perkembangan emosinya. Yang perlu Anda ingat, jangan sampai hal ini terulang lagi. (f)
Baca juga:
- 10 Cara Mengenali Anak yang Menjadi Korban Pornografi
- 6 Aturan Menonton Televisi untuk Anak
- 6 Fakta Kehidupan Anak Sekarang yang Menjadi Tantangan Guru dan Orang Tua Masa Kini
Ikrima Nurfikria
Topic
#Pornografi




