
Foto: Fotosearch
2/ Tunjukkan ketidaksetujuan Anda pada perilakunya, bukan terhadap dirinya.
Katakan, “Sekarang sudah pukul 7, lho, Sayang. Waktunya berangkat sekolah,” bukan, “Ibu ingin kamu berangkat sekolah.” Dengan begitu, perasaan marah pada diri anak hanya akan terjadi antara anak dengan ’jam’-nya, bukan dengan Anda.
3/ Ajarkan disiplin. Anda juga perlu membuat aturan yang konsisten di rumah.
4/ Lenyapkan egosentris pada anak. Beri ia pemahaman bahwa ada aturan yang berlaku di sekolah yang perlu ia patuhi.
Baca juga:
5/ Belajar pertemanan. Jika ia punya masalah dengan teman-temannya, beri ia pemahaman yang baik tentang pertemanan.
6/ Luangkan waktu. Ingat, anak selalu butuh dorongan dan sentuhan seorang ibu untuk membuatnya tenang, percaya diri, dan merasa terlindungi. (f)
Topic
#Anak


