Nutrisi 

Nutrisi dalam Setangkup Roti


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Nutrisi dalam Setangkup Roti Femina
Bagi kebanyakan orang, terutama warga kota besar, sarapan setangkup roti tawar sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Karena mudah disiapkan, roti menjadi pilihan praktis buat para pekerja kantoran atau anak-anak sekolah yang harus berangkat pagi-pagi.

Clinical dietitian / nutritionist dari Komunitas Sehati, Emilia E. Achmadi M.Sc., RD, membenarkan, roti sudah menjadi sarapan yang populer. Apalagi, cita rasa roti juga sudah beragam. Namun, yang lebih penting dari kepraktisan adalah cara yang benar mengonsumsi roti agar memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh kita.

Roti seperti apa favorit Anda? Yang empuk, lembut di lidah, dan berwarna putih bersih? Menurut Emilia, jenis roti yang lembut dan gampang lumer di lidah memang paling disukai orang.

Padahal, untuk membuat roti yang enak tadi dibutuhkan tepung gandum yang paling halus dan putih. Sayangnya, proses pembuatannya biasanya mengganggu kadar serat dan vitamin B kompleks yang secara alami terdapat dalam gandum. Bisa-bisa yang tertinggal karbohidratnya saja.

Meski tidak dibutuhkan tubuh secara langsung, serat berfungsi vital. Ketika berada di usus, serat berfungsi mengikat berbagai nutrisi. Mulai dari karbohidrat, protein, sampai lemak. Tujuannya, agar zat-zat tersebut tidak keburu berubah menjadi gula darah. Soalnya, makanan yang terlalu cepat diproses menjadi gula darah dapat memicu penyakit diabetes.

Roti yang sehat adalah roti yang bertekstur kesat dan agak kasar, karena seperti itulah tepung gandum yang masih memiliki kadar serat berikut vitamin B kompleks.
Memang, sih, rasanya tidak terlalu enak. Apalagi, kadang-kadang rasanya jadi sedikit asam. Karena itu, roti mana yang hendak Anda pilih, tergantung bagaimana Anda memperlakukan tubuh Anda. Kalau ingin sehat, sudah pasti ada sebagian kenikmatan yang mesti dikorbankan. (f)






 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Kekerasan Seksual pada Anak Femina
TOPIK Hari Ini
Kekerasan Seksual pada Anak
Bagaimana Anda melindungi anak dari kekerasan seksual? Dan hukuman apa yang paling pantas untuk pelaku kekerasan ini?
KOMENTAR
17 Apr 2014 - yovita.smobile
Saat hendak melepas ank masuk dunia sekolah pertamakali,yaitu TK. Saya sudah memberitahu dan mengajarkan ke3 putra saya bahwa tubuh mereka harus mereka lindungi sendiri.Tidak ada yg boleh menyentuh tanpa ijinnya.Dan mrk boleh marah pada yg melakukann ...
17 Apr 2014 - mulyadewi
cukup sulit memang kita bisa mengawasi anak2 kita 24 jam penuh, walaupun kita sudah membekali mereka ilmu yang paling mudah ataupun yang paling canggih sekalipun, selama para pelaku yang psikopat itu belum musnah rasanya masih belum aman. tetapi h ...
16 Apr 2014 - wara
Pertama beri pengetahuan kepada anak mengenai alat kelamin, apa yang tidak boleh dan yang boleh berkaitan dengan alat kelaminnya, kedua, mengawasi setiap tingkah laku dan perkembangan anak, ketiga, mendorong pihak sekolah juga memberi pengetahuan yan ...



Majalah Edisi 16 (19 - 25 April 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 16 April 2014






  VIDEO