Nutrisi 

Menu untuk Penderita Diabetes


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Menu untuk Penderita Diabetes Femina
Tanya:
Bagaimana mengatur diet untuk mengontrol kadar gula darah yang tinggi? Apa do's and don'ts-nya?  

Jawab:
Bagi Anda yang memiliki gula darah tinggi, fokus pada kualitas lebih penting dibandingkan dengan kuantitas.

DO’S  
  • Karbohidrat yang sehat.  Banyak buah, sayuran segar, whole grains, kacang-kacangan, seperti kacang merah, kacang hijau, dan susu rendah lemak.
  • Makanan yang kaya akan serat. Sayuran segar, buah, kacang-kacangan, dan whole whear dan wheat bran.
  • Makan ikan laut minimal 2 kali dalam seminggu. Kandungan omega 3-nya melindungi jantung. Hindari proses memasak dan menggoreng untuk mendapatkan manfaat sepenuhnya.
  • Jangan takut mengonsumsi lemak yang baik. Lemak tidak jenuh tunggal dan ganda yang ada pada avokad, almond, walnut, olive, dan canola,  memiliki fungsi yang baik untuk menjaga level kolesterol dalam darah. Akan tetapi, kuantitas tetap perlu diperhatikan karena semua lemak mengandung kalori yang tinggi. Diabetes meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke dengan mempercepat proses penyumbatan pembuluh darah dan aterosklerosis.
DON’TS
  • Hindari lemak jenuh. Susu full cream dan protein hewan, seperti daging merah dan daging olahan, mengandung lemak jenuh yang relatif tinggi dan perlu dikurangi. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk jenis daging merah yang diproduksi secara khusus, yang kandungan lemak jenuhnya lebih rendah. Sayangnya, daging seperti ini belum umum tersedia.
  • Hindari lemak trans. Lemak yang biasanya banyak terkandung dalam snack, makanan olahan, margarin, harus dihindari secara total.
  • Kontrol asupan kolesterol. Kata kuncinya adalah ‘kontrol’, bukan ‘eliminasi’. Perhitungkan jumlah yang masuk dalam makanan sehari-hari Anda (kurang lebih 200 miligram kolesterol per hari).
  • Kontrol asupan garam. Hindari membubuhi garam, kecap (asin dan manis), dan saus botolan pada makanan.
Konsultan: Emilia Achmadi, M.Sc. (Nutritionist)




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
Topik Hari Ini Ayah Rumah Tangga Femina
TOPIK Hari Ini
Ayah Rumah Tangga
Jika suami memutuskan untuk menjadi bapak rumah tangga, apakah Anda setuju? Apa alasannya?
KOMENTAR



Majalah Edisi 38 (27 September - 3 Oktober 2014) Femina  Edar 
Wednesday, 24 September 2014






  VIDEO