Nutrisi 

Komposisi Ideal Sarapan


 
Rating Pembaca
 
Beri Rating Artikel ini

Komposisi Ideal Sarapan Femina


Jika selera Anda adalah hidangan khas tanah air, mungkin perlu sedikit kejelian untuk memilih yang sehat. Sebab, makanan yang mudah ditemui di sekitar kita cenderung berat, bersantan, manis, berminyak, dan berkalori tinggi.

Komposisi Ideal
Sarapan ideal menurut dr. Grace Judio- Kahl, M.Sc, MH, CHt, dari Shape Indonesia.  adalah yang ringan-ringan saja, sesuai tingkat lapar. “Yang terpenting di dalam sarapan itu terkandung karbohidrat yang tahan sampai siang, seperti nasi merah atau ubi ketela. Protein juga diperlukan untuk memberi rasa kenyang,” sarannya. Agar tak menggemukkan, tentu saja porsinya harus tetap diperhatikan.

Bagaimana dengan sarapan ala jajanan Indonesia? Makanan Indonesia yang baik untuk sarapan, menurut  Wied Harry Apriadji, penulis buku dan pakar kuliner sehat, adalah yang tidak dominan pati, protein hewani, dan lemak. Kombinasi demikian menurutnya sulit dicerna, sehingga mengakibatkan pengurasan energi.  Hasilnya? Kita kenyang, tapi tidak berenergi. Inti sarapan sehat dan melangsingkan adalah mengenyangkan dan sarat gizi, tapi tidak padat kalori dan tidak sulit dicerna.

Syarat lain sarapan sehat dan melangsingkan, menurut Wied, adalah terbuat dari bahan alami. Food additives sintetis yang banyak ditambahkan ke dalam makanan kemasan justru menjadi ranjau penangkap lemak, sehingga membuat timbunan lemak tubuh mudah bertambah. “Sebab, tubuh kita punya mekanisme alami membentuk jaringan lemak baru untuk ‘menangkap’ jumlah toksin jika jumlah toksin yang beredar dalam tubuh kita sudah melampaui batas toleransi,” katanya. Menurutnya, jika toksin-toksin berlebihan ini tidak ‘diikat’ oleh lemak, akan mengganggu fungsi organ-organ tubuh serta memicu kegemukan.

Dengan syarat sederhana tadi, sebetulnya Anda masih bisa menemukan sarapan sehat  di pasaran. Bahkan, jika Anda ingin melakukan wisata kuliner, Anda masih bisa menikmati sarapan daerah lokal yang sehat dan tak menggemukkan.

Nuri Fajriati




 
 
  > KOMENTAR
 
  Tulis Komentar Forum
200 karakter tersedia

** Dengan meng-klik tombol "kirim" berarti anda telah menyetujui Privacy Policy & Disclaimer kami.
K I R I M  
 
POLING

Rentan Bullying
Menurut Anda bully adalah bentuk dari:

Melakukan kekerasan hanya secara fisik.
Mengumpat dengan kata-kata kasar atau membentak.
Menekan seseorang secara emosional.
Memberi tugas atau pekerjaan di luar batas.
Menghina atau memperolok.
Memandang remeh.
Mengabaikan.
Memanipulasi atau membohongi.
Memarahi terus-menerus.
Mengancam atau menakut-nakuti.
Kekerasan secara fisik dan emosional.
Topik Hari Ini
TOPIK Hari Ini
'Pamer' Si Kecil di Sosmed
Seberapa sering Anda memajang foto aktivitas anak Anda di media sosial?
KOMENTAR
27 May 2015 - NurlaeliUmar
Mengunggah foto ke media sosial, awalnya karena bangga dengan perkembangan dan prestasi anak. Tapi setelah melihat tayangan di televisi atas beberapa kasus penculikan oleh orang-orang yang berkenalan di media sosial, sedikit di batasi saja.
26 May 2015 - Rury Paurisca
Sebagai seorang bunda, tumbuh kembang anak menjadi yang utama, dan tentu saja moment yang menggemaskan itu tidak mungkin dilewatkan begitu saja. Hampir setiap hari saya pasti upload foto si kecil di sosial media (path, facebook, atau instagram) dan i ...
26 May 2015 - risyagroove
Alasan saya mungkin lebih karena ingin mengabadikan moment ya moms, selain itu juga cara untuk mengabari sodara dan sohib tentang si kecil dan dari situ kita bisa bertukar kabar ya moms, apalagi saya pindah jauh dari kota asal saya :D



Majalah Edisi 22 (30 Mei - 5 Juni 2015) Femina  Edar 
Wednesday, 27 May 2015






  VIDEO