Career
Saat Terjebak Rantai Korupsi di Kantor

16 Feb 2017


Foto: Pixabay
 
Saya terjebak dalam rantai korupsi yang melibatkan atasan langsung. Ia meminta saya untuk membuat laporan palsu tentang hasil penjualan aset perusahaan kepada kantor pusat. Aset tersebut berhasil terjual dengan harga jauh di atas harga yang telah disepakati oleh kantor pusat. Namun, atasan meminta saya untuk tetap menuliskan nilai sesuai kesepakatan, sehingga sisanya bisa diambil untuk keuntungan pribadi. Tanpa sepengetahuan saya, dia mentransfer sejumlah uang ke rekening saya. Sebenarnya, saya tidak ingin menerima dana tersebut. Bagaimana cara mengungkapkannya tanpa membuat hubungan menjadi  tidak enak?
 
Genie – Surabaya
 
Menurut konsultan karier, Julia Napitupulu, istilah ‘terjebak’ itu tepat sekali. Sebab, untuk segala sesuatu yang menyangkut integritas, tidak ada kata setengah-setengah. Ikut sedikit, sama saja dengan tercebur hingga dalam. Jika tahu nomor rekening atasan, sebaiknya Anda mentransfer kembali dana tersebut.

Bila perlu, pindahkan seluruh dana Anda ke nomor rekening yang baru, sehingga atasan tidak bisa mentransfer lagi. Katakan kepadanya bahwa Anda tidak bisa menerima uang itu  karena bukan hak Anda. Jika Anda tidak tahu nomor rekening yang bersangkutan, kembalikan saja secara tunai. Kalau beliau bersikeras dan situasi menjadi  makin tidak kondusif, mungkin ini adalah pertanda untuk mencari lingkungan kerja lain yang lebih sehat. (f)

Baca juga:
Cuci Uang dan Korupsi
Saat Kantor Krisis, Haruskah Mengabari Keluarga?
Belajar Tangguh dari Olivia Pope, Si Modis yang Tegas di Serial Scandal


Topic

#Korupsi

 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?