Career
5 Cara Agar Gen C Lebih Produktif di Kantor

13 Jun 2016


Foto: Fotosearch

Senang-senang. Itulah satu aspek hidup yang mereka anggap penting dalam mencari pekerjaan. Bagi mereka, bersenang-senang merupakan kebutuhan, bahkan mungkin kebutuhan pokok. Sehingga, tidak aneh, jika ketika memutuskan bekerja di suatu perusahaan, alasan mereka tidak ada kaitannya dengan karier. Misalnya, karena dekat dengan kafe yang seru untuk hang out atau karena tidak ada batasan soal gaya pakaian.

Keinginan untuk selalu bersenang-senang di tempat kerja mendorong sejumlah perusahaan untuk membangun fasilitas pelepas stres di dalam lingkungan kantor, misalnya fasilitas indoor mini golf, lapangan basket kecil, dan mini café yang sinyal wifi-nya kuat.

Kenapa perusahaan sampai harus mengeluarkan anggaran dan repot-repot mengakomodasi kebutuhan gen C (connected generations, atau gen Y yang berusia di bawah 30 tahun) ini? Karena, gen C akan lebih produktif, jika bekerja di lingkungan yang relaks.
 

Inilah yang bisa Anda lakukan bagi mereka:
  • Longgarkan waktu makan siang. Tiga puluh menit belum cukup bagi mereka untuk senang-senang.
  • Buka akses media jejaring sosial. Ide gemilang bisa tiba-tiba lahir dari obrolan singkat dengan teman di dunia maya.
  • Biarkan mereka bereksperimen dengan penampilan, asalkan masih dalam batas kesopanan dan kewajaran.
  • Jika tidak terpaksa, jangan memaksa mereka lembur. Lembur tidak akan menjadi waktu yang produktif bagi mereka.
  • Atur waktu outing atau bikinlah acara seru di luar jam kerja. (Dan hindari ngobrol soal pekerjaan saat outing.)
 
tapi…
  • Sampaikan target individual mereka dan target tim secara detail dan jelas. Dengan begitu, mereka tetap berorientasi pada hasil, meskipun menyelipkan banyak waktu untuk senang-senang.
  • Beri tahu konsekuensi yang harus mereka hadapi, jika target tidak tercapai.
  • Tentukan tenggat waktu yang harus mereka penuhi.
  • Jangan bosan mengingatkan soal deadline.
  • Pantau terus progress pekerjaannya, terutama tugas yang bersifat jangka panjang.
  • Tetapkan aturan pembatasan penggunaan ponsel saat meeting, karena mereka hanya akan sibuk menatap layar ponsel dan tidak fokus pada proses meeting.(f)
Veronica Wahyuningkitarsih


 


polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?